Konten Media Partner

Golkar Sulut Minta Istana Pulihkan Nama Baik Tetty Paruntu

Manado Baciritaverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Christiany Eugenia Paruntu atau akrab disapa Tetty Paruntu saat tiba di istana presiden
zoom-in-whitePerbesar
Christiany Eugenia Paruntu atau akrab disapa Tetty Paruntu saat tiba di istana presiden

Kegagalan Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu atau akrab disapa Tetty, masuk kabinet pemerintahan Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin, di detik-detik terakhir, membuat efek buruk untuk Tetty.

Salah satu efek negatif yang kini diterima oleh Tetty adalah, persekusi di media sosial, dimana banyak lawan politik menjadikan kegagalan Tetty tersebut, sebagai bahan untuk menyerang pribadi dari Bupati Minahasa Selatan ini.

Hal ini membuat sejumlah kader Golkar meminta kepada pihak Istana Kepresidenan, segera membuat pernyataan klarifikasi, untuk menjelaskan situasi yang terjadi dengan Tetty Paruntu.

"Pihak istana harus memberikan klarifikasi yang sejujur-jujurnya. Apakah benar ada panggilan atau tidak," tutur Ketua Fraksi Partai Golkar, DPRD Sulut, Raski Mokodompit, Selasa (29/10).

Mokodompit bilang, seharusnya Bey Machmudin sebagai protokol waktu itu, dan Mensesneg Pratikno adalah orang yang harus melakukan klarifikasi terkait Tetty Paruntu.

"Intinya pihak Istana harus ada klarifikasi biar berita tidak simpang siur. Apalagi ini terkait dengan nama baik seorang pribadinya ibu Tetty Paruntu, termasuk kapasitas beliau sebagai Bupati Minsel dan Ketua DPD Golkar Provinsi Sulut,” ujar Mokodompit kembali.

oktaviana mundung