Gubernur Sulawesi Utara Minta Polemik Nama RSUD ODSK Diakhiri
ยทwaktu baca 2 menit

MANADO - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Yulius Selvanus, meminta agar seluruh pihak mengakhiri polemik terkait dengan nama RSUD ODSK yang kini ramai jadi perbincangan usai adanya dugaan frasa nama ODSK akan dihilangkan dari RSUD Provinsi Sulut itu.
Diakui Yulius, dia bersama dengan Wakil Gubernur, Victor Mailangkay, sejak awal telah bersepakat untuk tidak mengganti nama rumah sakit yang berlokasi di Jalan Bethesda Kecamatan Sario, Kota Manado itu.
"ODSK itu bukan sebuah nama (pribadi), itu simbol kepanjangan dari Optimalisasi Daerah Sehatkan Keluarga. Itu sudah menjadi simbol, ikon, yang sangat disayangkan untuk kita ganti," kata Yulius.
Dia bilang, nama tersebut akan tetap dipertahankan karena RSUD ODSK telah menjadi ikon dan simbol dengan nilai sejarah di Sulut.
"Itu akan menjadi simbol, ikon kita karena di situ sejarah kita akan terukir, katanya.
Yulius kemudian mengatakan jika pembangunan RSUD ODSK yang dilakukan pada era pandemi COVID-19, sehingga ada satu nilai plus di mana itu untuk mengingatkan tentang kesehatan masyarakat yang perlu dijaga karena dunia sedang tidak baik-baik saja.
Dia pun mengenang tentang pembangunan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman, serta 25 rumah sakit TNI lainnya, pada masa Pandemi COVID-19, yang dilakukan oleh Menteri Pertahanan saat itu Prabowo Subianto.
"Jadi, apa yang sudah dikerjakan oleh pemimpin sebelumnya, tentunya kita berdua (Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay) sepakat untuk kita lanjutkan," katanya kembali.
