Konten Media Partner

Ini 10 Kepala Daerah Terpilih di Sulawesi Utara yang Menunggu Hasil Putusan MK

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gedung Mahkamah Konstitusi. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Gedung Mahkamah Konstitusi. Foto: Shutterstock

MANADO - Masih adanya gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK), 10 kepala daerah terpilih pada Pilkada di Sulawesi Utara (Sulut), masih belum bisa dilantik serentak oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, pada 6 Februari 2025 mendatang.

Hal ini dikarenakan sesuai dengan aturan yang berlaku, jika ada sengketa hasil di MK, maka penetapan kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), menunggu hasil putusan di MK.

kumparan post embed

Ketua KPU Sulut, Kenly Poluan, menjelaskan untuk pemilihan yang hasilnya digugat di MK, nantinya untuk jadwal pelantikan menunggu putusan yang ke luar dari MK.

Menurutnya, ada dua kategori putusan di MK yang menentukan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih. Yang pertama, MK menolak gugatan atau dibatalkan, maka akan dilantik pada gelombang dua, sesuai dengan jadwal yang diberikan.

Sementara untuk hasil pemilihan yang gugatannya diterima yang kemudian memerlukan pemungutan suara ulang atau Pilkada ulang, maka akan dilantik pada gelombang ketiga.

"Tentunya semua itu harus sesuai aturan yang ada atau berlaku," kata Kenly.

Adapun Kepala Daerah terpilih yang masih belum dilantik pada 6 Februari 2025 karena bersengketa di MK adalah:

  1. Andrei Angouw-Richard Sualang (Kota Manado)

  2. Caroll Senduk-Sendy Rumajar (Kota Tomohon)

  3. Robby Dondokambey-Vanda Sarundajang (Kabupaten Minahasa)

  4. Joune Ganda-Kevin William Lotulung (Kabupaten Minahasa Utara)

  5. Ronald Kandoli-Fredy Tuda (Kabupaten Minahasa Tenggara)

  6. Welly Titah-Anisya Bambungan (Kabupaten Kepulauan Talaud)

  7. Franky Wongkar-Theodorus Kawatu (Kabupaten Minahasa Selatan)

  8. Yusra Alhabsyi-Dony Lumenta (Kabupaten Bolaang Mongondow)

  9. Oskar Manoppo-Argo Sumaiku (Kabupaten Bolaang Mongondow Timur)

  10. Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid (Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan)