Ini Curhat Calon Mahasiswa Kedokteran Unsrat yang Tak Punya Biaya Masuk Kuliah

Konten Media Partner
31 Mei 2022 7:32
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Capture kartu ujian serta pengumuman kelulusan calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat yang diposting akun Ien Mulalinda. (foto: istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Capture kartu ujian serta pengumuman kelulusan calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat yang diposting akun Ien Mulalinda. (foto: istimewa)
ADVERTISEMENT
MANADO - Curhat calon mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) asal Kota Bitung bernama Marselinda Morensia Mulalinda, yang tak punya biaya masuk kuliah kini viral di Sulawesi Utara (Sulut).
ADVERTISEMENT
Dalam curhatannya yang diposting menggunakan akun Ien Mulalinda dijelaskan jika walaupun telah diterima lewat jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022 dengan program studi Pendidikan Dokter, kini dia terancama tak bisa kuliah karena tak punya uang.
Dia juga menyampaikan kondisi keluarga dengan orang tua sebagai tukang ojek, tak mampu membayar uang kuliah sebesar Rp 14 juta yang harus dibayarkan sebelum tanggal 6 Juni 2022.
Postingan ini cepat menjadi viral, karena Ien adalah siswi berprestasi sejak sekolah dan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota Bitung untuk menempuh pendidikan di salah satu sekolah swasta unggulan di Sulawesi Utara (Sulut).
Begini curhatan lengkap akun Ien Mulalinda alias Marselinda Morensia Mulalinda yang diposting pada tanggal 28 Mei 2022:
ADVERTISEMENT

10 Hari Memperjuangkan Masa Depan

(28.05.2022 – 06.06.2022)

Waktu yang saya miliki tinggal 10 hari lagi untuk menuju masa depan atau terhenti di sini.

3 bulan lalu tanpa sepengetahuan orang tua saya mendaftarkan diri untuk kuliah mengambil jurusan kedokteran. Saya tahu orang tua saya tidak akan mampu membiayainya.

Ayah saya adalah tukang kayu/bangunan, namun karena sudah lansia maka panggilan bekerja kayu dan bangunan sudah jarang sekali. Ayah beralih menjadi tukang ojek, namun jika sakit asam urat dan kolesterolnya kumat, ibulah yang menggantikan ayah mengantar penumpang.

Puji Tuhan pada bulan Maret yang lalu saya dinyatakan lulus masuk kedokteran UNSRAT jalur SNMPTN. Namun saya bingung karena biaya UKT yang besar. Orang tua saya sudah berusaha namun batas pembayarannya tinggal 10 hari lagi dan kami belum mendapat jalan keluar sampai hari ini.

3 tahun yang lalu saya bisa masuk bersekolah di SMAS Lokon St. Nikolaus Tomohon karena dibiayai pemerintah Kota Bitung. Pemerintah memberikan beasiswa atas prestasi semasa SMP.

Saya tidak punya biaya untuk kuliah. Saya hanya punya piagam-piagam dan medali ini, yang saya kumpulkan selama SMA. Saya berharap ini semua bisa menolong saya untuk kuliah, namun saya tidak tahu bagaimana caranya. Waktu saya tinggal 10 hari lagi. Tolong bantu saya. 🙏

ADVERTISEMENT
manadobacirita
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020