Kapal LCT Tujuan Talaud Tenggelam di Perairan Morotai Usai Dihantam Badai

Konten Media Partner
9 April 2023 9:05
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
MANADO - Kapal LCT Batiwakkal Permai yang memuat material batu split, 1 unit ekskavator dan 4 unit truk, yang akan menuju Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud tenggelam di perairan Morotai.
ADVERTISEMENT
Sembilan Anak Buah Kapal (ABK) berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara dua lainnya masih dalam pencarian.
Kapal yang berangkat pada Sabtu (1/4) malam dari pelabuhan Bitung, diperkirakan tenggelam pada Senin (3/4) setelah sebelumnya mengalami hilang kontak.
Kolase detik-detik ABK Kapal LCT Batiwakkal Permai yang tenggelam ditemukan dan diselamatkan di Perairan Morotai
Diduga kapal tenggelam karena mengalami kebocoran usai diterjang badai dan gelombang besar di tengah perjalanan mereka. Adapun 9 awak kapal diselamatkan oleh kapal penangkap ikan yang melihat mereka terombang-ambing pada Sabtu (8/4) kemarin.
Humas Basarnas Manado, Fery Ariyanto mengatakan sesuai informasi yang mereka peroleh dari Basarnas Morotai, kejadian tenggelamnya kapal tersebut terjadi pada Senin (3/4) sekitar pukul 23.00 Wita, di mana kapal tiba-tiba dihantam badai, dan tak lama kemudian air mulai masuk ke kapal.
ADVERTISEMENT
"Sebelum kapal mereka masuk ke dalam air dan tenggelam, semua awak kapal sempat menggunakan baju pelampung," ujar Fery, Minggu (9/4).
Menurut Fery, setelah terombang-ambing selama lima hari di lautan lepas, tepatnya Sabtu (8/4) sekitar pukul 09.00 Wita, sembilan ABK kapal berhasil diselamatkan oleh kapal ikan KM Mentari yang melintas di lokasi tersebut.
"Oleh para nelayan mereka kemudian dibawa ke Desa Berebere Pulai Morotai untuk mendapatkan pemeriksaan medis di puskesmas setempat," kata Fery.
"Dan untuk dua orang lainnya saat ini masih dalam pencarian," ujar Fery kembali.
manadobacirita