Kecelakaan Mobil Pengangkut BBM di Jalan Trans Sulawesi, 4 Orang Meninggal
ยทwaktu baca 2 menit

MINSEL - Empat orang meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) dengan dua minibus avanza di jalan Trans Sulawesi Munte Maruasey, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Rabu (8/3) malam.
Keempat korban itu berasal dari dua minibus yang terlindas oleh mobil pengangkut BBM dan kemudian terbakar. Satu di antara korban adalah seorang bayi. Mereka tak sempat menyelamatkan diri saat mobil mulai terbakar.
Kasat Lantas Polres Minsel, Iptu Bayu Damara mengatakan jika pihaknya masih melakukan identifikasi para korban. Dijelaskan, satu korban adalah sopir kendaraan minibus pertama yang terlindas, dan tiga lainnya termasuk seorang bayi adalah penumpang di kendaraan minibus kedua yang terlindas.
"Untuk sopir dan kernet mobil pengangkut BBM selamat dan saat ini sudah dibawa ke Mapolres Minsel untuk dimintai keterangan," kata Bayu, Kamis (9/3) dini hari tadi.
"Untuk para jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan."
Bayu mengatakan, dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kendaraan pengangkut BBM dari arah Manado ke Minsel mengalami rem blong dan terbalik di ruas jalan Munte Maruasey.
Menurut Bayu dari keterangan yang diperoleh, sopir truk sempat dua kali membanting setir sebelum kemudian terbalik. Nahasnya, dua kendaraan minibus dari arah Minsel ke Manado ikut terlindas.
"Saat itu terjadi percikan api dan langsung mengakibatkan kebakaran," kata Bayu.
Bayu menjelaskan saat ini pihaknya terus melakukan penyelidikan terkait kasus kecelakaan yang telah menyebabkan empat orang meninggal tersebut.
"Untuk arus lalu lintas kami terus melakukan pengaturan. Kami juga menunggu alat berat untuk membersihkan jalanan," ujar Bayu kembali.
febry kodongan
