KONI Sitaro Vakum, Pengurus Cabor Usulkan Pelaksanaan Musda
·waktu baca 1 menit

SITARO - Sepeninggal almarhum Djibton 'Bogar' Tamudia, kepengurusan Komite Olahraga Nasional (KONI) Kabupaten Kepulauan Sitaro, mengalami kevakuman yang cukup lama. Akibatnya geliat olahraga di Sitaro ikut mati suri.
Sejumlah pengurus Cabang Olahraga di bawah naungan KONI Sitaro pun mulai mengusulkan adanya Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) untuk mencari pengganti sosok seperti almarhum Djibton yang peduli akan olahraga.
Ketua Pengda Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sitaro, Bob Ch Wuaten, menilai jika pelaksanaan Musdalub memang sudah harus digelar, untuk kembali menggeliatkan induk organisasi olahraga karena telah memiliki kepengurusan yang sah.
Apalagi menurut Bob, sepengetahuan dirinya, masa jabatan kepengurusan KONI Sitaro memang telah berakhir, dan sudah bisa melakukan musyawarah untuk memilih calon ketua yang baru.
“Setidaknya ketika sudah ada kepengurusan yang baru, KONI Sitaro bisa action dengan berbagai kegiatan olaharaga bersama pengurus cabang olahraga di daerah,” ujar Bob, Rabu (18/5).
Sementara, Ketua Pengda Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), Stengly Langi mengatakan sebagai induk organisasi dari cabang olahraga, kehadiran KONI itu sangatlah penting. Terlebih dalam pengembangan olahraga prestasi di daerah.
“Jadi memang sudah seharusnya segera dilaksanakan kegiatan musyawarah daerah untuk pemilihan kepengurusan yang baru,” tutur Stengly kembali.
franky salindeho
