Mahasiswa Jatuh dari Lantai 4 Kos-kosan di Manado

MANADO - Nasib naas menimpa Gabriela Irene Aiko Repi (18) warga yang tinggal di Kelurahan Kleak, Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Mahasiswa semester awal ini, terjatuh dari lantai 4 kos-kosan yang ada di Kelurahan Sario Utara, Kecamatan Sario, Kamis (3/9) sekira pukul 23.45 Wita.
Korban terjatuh dari lantai empat dan terhempas di atas mobil yang tengah parkir di bawah kos-kosan, sebelum kemudian tergelatk di lantai.
Menurut keterangan Alva Albert (33) yang bertugas sebagai Security di kos-kosan tersebut, dirinya menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah, setelah sebelumnya mendengar suara benturan keras yang ternyata adalah korban yang terjatuh di atas mobil.
"Saat saya temukan, korban sudah ada di lantai dengan kepala mengeluarkan darah. Tapi saat itu masih dalam keadaan bernafas," kata Alva.
Alva mengatakan, dirinya kemudian bergerak cepat untuk mencari bantuan dan segera melarikan korban ke rumah sakit RS Prof Kandou untuk segera mendapatkan perawatan intensif.
"Saat kami bawa, korban masih dalam kondisi bernafas," tutur Alva.
Kejadian ini sendiri tengah dalam proses penyidikan kepolisian. Kepala Kepolisian Sektor Sario, Iptu Muhamad Ilham Mattulange mengatakan, penyelidikan akan terus dilakukan hingga menemukan titik terang dari kejadian naas yang menimpa mahasiswa tersebut.
"Sementara ini kami sedang melakukan proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui kejadian yang lebih pas," ujar mantan Kapolsek Mapanget ini.
Sementara itu, kepolisian juga telah mengambil keterangan dari tiga orang saksi yang merupakan rekan korban yang sama-sama berada di dalam kamar saat kejadian terjadi. Dari pengakuan para saksi tersebut, korban disebutkan terjatuh karena kehilangan keseimbangan saat berada di dekat jendela yang terbuka.
"Penjelasan saksi yang ada di dalam kamar, saat itu korban katanya dalam posisi membelakangi jendela yang terbuka tapi tak diketahui karena tertutup tirai. Karena kehilangan keseimbangan, korban akhirnya terjatuh. Itu yang disampaikan saksi," ujar Mattulange.
Adapun tiga orang saksi yang berada di dalam kamar bersama dengan korban saat kejadian masing-masing NE, MM dan BG.
kim mongkau
