Konten Media Partner

Masjid dan Musala di Bolmut Wajib Gelar Salat Id, Ini Alasannya

Manado Baciritaverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Salat Idul Fitri berjemaah
zoom-in-whitePerbesar
Salat Idul Fitri berjemaah

BOLMUT - Masjid dan Musala di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) diimbau untuk bisa menggelar Salat Idul Fitri 1441 Hijriah. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Bolmut telah meminta kepada seluruh Kepala Desa untuk membuka seluruh masjid seluas-luasnya terkait pelaksanaan Salat Id.

Wakil Bupati Bolmut, Amin Lasena mengatakan, alasan seluruh masjid dan musala di Kabupaten Bolmut harus digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Salat Id, adalah salah satu cara agar tidak ada konsentrasi jemaah di satu masjid, sehingga protokol Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) sulit dijalankan.

Pemerintah telah memerintahkan seluruh Kepala Desa di Bolmut, untuk dapat menggunakan semua Masjid dan Musala di desa-desa, agar seluruh kaum muslimin dapat menjalankan Salat Id tanpa terkonsentrasi di satu masjid saja. Artinya, jemaah nantinya akan terbagi dan protokol COVID-19 bisa dilaksanakan," kata Amin Lasena, Wakil Bupati Bolmong Utara

Lasena menjelaskan, salah satu poin utama dari diizinkannya masjid untuk menggelar Salat Id adalah memperhatikan protokol Social Distancing dan Physical Distancing, di mana para jemaah tidak boleh berdekatan saat salat dan khotbah berlangsung.

"Kami juga mengharuskan adanya hand sanitizer di setiap masjid dan musala yang menggelar Salat Id," tutur Lasena.

Sementara itu, di masing-masing masjid juga dianjurkan juga tidak boleh menerima jemaah dari luar daerah, orang-orang dalam perjalanan atau para musafir, serta masyarakat yang baru pulang kampung.

"Kami takutnya banyak yang singgah, karena rata-rata masjid di Bolmut ada di jalan trans. Makanya kami minta pemerintah desa perketat termasuk harus ada data masyarakat yang baru pulang dari luar daerah," kata Lasena kembali.

m rifai abdullah