Konten Media Partner

Orang Tua Wajib Waspada, Pelajar 14 Tahun Bawa Senjata Tajam Tikam Orang

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penikaman. (foto: kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penikaman. (foto: kumparan)

MANADO - Orang tua di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), kini wajib meningkatkan kewaspadaan mereka, terutama untuk orang tua yang memiliki anak berusia remaja. Harus diperhatikan tongkrongannya dan dengan siapa mereka berteman.

Pasalnya, berkaca dari kasus penikaman yang terjadi di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea, pelaku inisial BIP yang masih berusia 14 tahun dan tercatat sebagai seorang pelajar, tak segan-segan menikam pelajar lainnya yang lebih tua hingga tewas.

kumparan post embed

Mirisnya, fakta menunjukkan jika pelaku yang masih berusia di bawah umur itu, ternyata membawa senjata tajam saat sedang nongkrong. Hal inilah yang membuat pelaku bisa langsung menikam korban tanpa ada peringatan.

Dari keterangan saksi pada kasus itu, saat kejadian korban yang sedang berboncengan melintas di depan pelaku yang sedang nongkrong. Saat itu, korban sempat menegur pelaku untuk memastikan identitasnya.

Namun, secara tiba-tiba pelaku langsung menyerang korban dengan senjata tajam yang sudah dibawanya. Korban alami luka tikam di bagian dada.

"Saat kami sampai korban sudah terjatuh di jalan. Kami sempat membawa menggunakan sepeda motor ke rumah sakit," ujar warga sekitar.

Sementara, Kasi Humas Polresta Manado, Iptu Agus Haryono, mengatakan jika pelaku usai menyerahkan diri mengaku jika perbuatannya menikam korban karena mengira korban hendak menyerangnya.

"Saat ini, pelaku telah diserahkan ke Polresta Manado untuk proses hukum lebih lanjut," kata Iptu Agus.