Konten Media Partner

Pemeran Video Asusila di Pekuburan Minsel Masih Berusia 14 Tahun

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menonton video di handphone. Foto: Harnaka Harto / EyeEm/ Getty Image
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menonton video di handphone. Foto: Harnaka Harto / EyeEm/ Getty Image

MINAHASA - Kasus video asusila yang direkam oleh sepasang remaja dan kemudian viral setelah tersebar lewat pesan Whatsapp pekan ini, ternyata terjadi pada Kamis 7 April 2022 dan telah dilaporkan pada Jumat (6/5) di Polsek Modoinding.

Kasat Reskrim Polres Minahasa Selatan (Minsel), IPTU Lesly Deiby Lihawa menjelaskan jika video asusila pasangan remaja ini direkam pada bulan April 2022, tepatnya Kamis (7/4) sekitar pukul 17.30 WITA.

Adapun lokasi kejadian di kompleks pekuburan Desa Sinisir Kecamatan Modoinding, Kabupaten Minsel.

kumparan post embed

"Kasus ini sudah dilaporkan sebagai tindak pidana persetubuhan dengan anak di Polsek Modoinding dengan laporan nomor LP/B/20 /V/2022 /SPKT/Sek Mdg/Polres Minsel/Polda Sulut, tanggal 6 Mei 2022. Ini limpahan dari Sektor Modoinding," kata Lesly.

Dijelaskan Lesly, adapun terlapor adalah siswa SMP kelas 3 berinisial NK berusia 14 tahun, dan korban masih berusia 13 tahun yang tercatat sebagai pelajar di salah satu SMP yang ada di Kabupaten Bolmong Timur.

Adapun modus yang dilakukan oleh terlapor adalah mengajak korban untuk jalan-jalan dan mampir di pekuburan untuk beristirahat.

"Di pekuburan ini, terlapor mengancam akan meninggalkan korban jika tidak melakukan hubungan badan. Di sini korban kemudian mengiyakan dan kemudian aksi mereka direkam," kata Lesly.

Lanjut dikatakan Lesly, pihak Polres Minsel masih melakukan penyelidikan karena laporan baru dilimpahkan dari Polsek Modoinding.

Namun demikian, Lesly mengakui sudah melakukan pemeriksaan terhadap lima orang saksi serta melakukan visum terhadap korban.

"Dalam waktu dekat akan segera melakukan gelar perkara untuk ditingkatkan ke tahap penyidikan," ujar Lesly kembali.

Sekadar diinformasikan, sebuah video berdurasi 1 menit yang memperlihatkan pasangan remaja melakukan asusila menyebar di pesan Whatsapp.

Dalam video itu tampak pasangan ini masih berusia sangat muda. Sementara, dialek bahasa yang digunakan adalah dialek kebanyakan masyarakat Minahasa.

manadobacirita/tamura