Pemkab Sitaro Gelar Pasar Murah, Jual Beras dengan Harga Murah

SITARO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro, bekerja sama dengan Bulog Subdivre Tahuna, menggelar pasar murah dengan mengkhususkan penjualan beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga beras yang ada di pasaran.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terjadinya inflasi dampak dari terus naiknya harga jual beras di pasaran, akibat kemarau panjang yang melanda Indonesia.
Pada gelaran pasar murah itu, beras kualitas medium dijual dengan harga Rp 10.800 per kilogram atau Rp 54.000 untuk satu kemasan lima kilogram.
"Kegiatan pasar murah ini adalah bentuk komitmen pemerintah terhadap masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan bahan pangan beras, di mana saat ini harganya terus mengalami kenaikan," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Sitaro, Novia Tamaka mewakili Penjabat Bupati Sitaro, Joi Eltiano Bernadin Oroh.
Novia berharap, kegiatan ini dapat berkontribusi besar dalam membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan harian mereka. Mengingat harga beras yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga biasanya.
Lanjut dikatakan Novia, kegiatan ini juga sebagai upaya pemerintah dalam menekan angka inflasi, sehingga ke depan tidak terjadi guncangan perekonomian di tengah masyarakat.
“Inflasi dapat mengakibatkan nilai uang menurun, yang berdampak pada daya beli masyarakat menjadi rendah. Tentunya perekonomian dengan kondisi ini tidak bagus. Untuk itu pemerintah hadir untuk melakukan intervensi," ujar Novia.
Sementara, total beras kualitas medium yang dijual di pasar murah ini sebanyak 1.500 kilogram yang dikemas per lima kilogram, atau ada 300 kemasan yang disiapkan. Setiap warga diberi kuota pembelian satu kemasan lima kilogram.
“Untuk itu, setiap masyarakat yang datang membeli wajib membawa KTP, agar proses distribusi dalam kegiatan pasar murah benar-benar tepat sasaran,” ucapnya kembali.
franky salindeho
