Presiden Jokowi Resmikan Bandara Taman Bung Karno di Kabupaten Sitaro

Konten Media Partner
27 Maret 2024 16:45 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Penjabat Bupati Sitaro, Joi Eltiano B Oroh (paling kanan) mendampingi Presiden Jokowi saat peresmian Bandara secara virtual di Bandara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah.
zoom-in-whitePerbesar
Penjabat Bupati Sitaro, Joi Eltiano B Oroh (paling kanan) mendampingi Presiden Jokowi saat peresmian Bandara secara virtual di Bandara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
SITARO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berada di Bandara Mutiara SIS AL-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, juga meresmikan empat bandara termasuk Bandara Taman Bung Karno di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut), secara virtual, Selasa (26/3) kemarin.
ADVERTISEMENT
Adapun Bandara Taman Bung Karno yang diresmikan itu, memiliki landasan pacu dengan panjang 1.400 meter dan lebar 30 meter, dan memungkinkan untuk dapat dilakukan pendaratan pesawat tipe ATR 72. Sedangkan terminal penumpang dari bandara tersebut memiliki luas 600 meter persegi dan dapat menampung hingga 27 ribu penumpang setiap tahunnya.
Penjabat Bupati Sitaro, Joi Eltiano B Oroh, mengatakan jika peresmian bandara ini menjadi momen bersejarah bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sitaro, karena jadi langkah penting dalam pembangunan infrastruktur daerah.
Selain itu, Joi mengatakan jika kehadiran transportasi udara di Kabupaten Sitaro, akan menjadi alternatif selain transportasi laut, sehingga diyakininya akan menjadikan Kabupaten Sitaro lebih mudah untuk dijangkau.
"Ini adalah momen bersejarah dan menjadi langkah awal menuju daerah yang lebih maju lagi," kata Joi, yang ikut langsung peresmian tersebut.
ADVERTISEMENT
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sitaro, Indra Purukan, mengatakan jika bandara ini dibangun dengan tujuan untuk digunakan sesuai fungsinya.
"Kita sangat bersyukur dengan peresmian ini. Artinya, bandara Taman Bung Karno telah diakui dan secara resmi digunakan untuk kepentingan bersama," kata Indra kembali.
Bandara Taman Bung Karno ini sendiri dibangun sejak tahun 2013 di era pemerintahan Bupati Sitaro, Dr Toni Supit. Proses pembangunan kemudian selesai di era masa pemerintahan Bupati Sitaro, Evangelian Sasingen, dengan anggaran pembangunan bandara sebesar Rp 599 miliar.
franky salindeho