Pria Bolsel Mengaku Bertemu Allah di Mimpi dan Diberi Kekuatan Mengobati Orang

Konten Media Partner
28 Februari 2022 9:25
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Pria Bolsel Mengaku Bertemu Allah di Mimpi dan Diberi Kekuatan Mengobati Orang (26590)
zoom-in-whitePerbesar
Patrin Botutihe (50), pria asal Desa Milangoda'a, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut), yang viral karena pengakuannya bertemu dengan Allah.
ADVERTISEMENT
BOLSEL - Patrin Botutihe (50), pria asal Desa Milangoda'a, Kecamatan Tomini, Kabupaten Bolmong Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara (Sulut), yang viral karena pengakuannya bertemu dengan Allah serta mengeklaim anaknya adalah jelmaan Nabi Isa, menjelaskan jika semuanya berawal dari mimpinya.
ADVERTISEMENT
Dikatakan Patrin, dia bertemu dengan seorang kakek di dalam mimpi yang dipercaya sebagai Allah, dan kemudian memberikan sebuah kelebihan dalam hal kekuatan mengobati orang.
"Setelah itu mencoba obati istrinya dari penyakit dan katanya sembuh. Makanya terus membuka pengobatan alternatif," kata Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bolsel, Nasri Sakamole.
Menurut Nasri, dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Kemenag beserta MUI dan Pemerintah, ditemukan jika setiap mengobati pasien, Patrin sering menyebutkan kalimat-kalimat aneh dengan bahasa yang tidak dimengerti. Dikatakannya, kalimat yang digunakan adalah perpaduan bahasa arab, bahasa daerah Bolsel dan bahasa yang hanya dipahami oleh Patrin.
Sementara, terkait dengan anak laki-laki Patrin yang diklaim disebut sebagai jelmaan Nabi Isa, Nasri mengatakan jika ternyata bukan mengeklaim tapi hanya terinspirasi dari kebiasaannya menonton film kisah para nabi.
ADVERTISEMENT
"Anaknya terinspirasi serta mengimajinasikan dirinya sebagai Nabi Isa karena takjub terhadap mukjizat Nabi Isa yang bisa menyembuhkan orang dari penyakit dengan cukup memegang bagian yang sakit dari penderita dan sembuh seketika," kata Nasri.
Lanjut dikatakan Nasri, pihaknya bersama dengan MUI akan melakukan pembinaan terhadap Patrin dan keluarganya, di mana yang bersangkutan juga sudah menyetujui.
"Jadi ini hanya karena ketidaktahuan tentang Agama saja," ujar Nasri kembali.
febry kodongan
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020