Konten Media Partner

RUPS PLN Hanya Ganti Posisi Dirut, Direksi Lain Tetap Sama

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri BUMN, Erick Thohir, menyerahkan surat keputusan RUPS kepada Direktur Utama PLN yang baru, Darmawan Prasodjo (foto: istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Menteri BUMN, Erick Thohir, menyerahkan surat keputusan RUPS kepada Direktur Utama PLN yang baru, Darmawan Prasodjo (foto: istimewa)

JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021, memutuskan mengangkat dan menetapkan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN, menggantikan Zulkifli Zaini.

Surat Keputusan RUPS disampaikan oleh Menteri BUMN di Kantor Pusat PT PLN (Persero) di Jakarta, dan berlaku sejak Senin (6/12) hari ini. Darmawan Prasodjo sendiri sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama.

Adapun hasil RUPS kali ini hanya mengganti jabatan Direktur Utama PLN, di mana dewan direksi lainnya tidak mengalami perubahan, atau tetap seperti posisi sebelumnya.

Sembilan posisi direksi yang ada di di PT PLN (Persero), tetap dijabat orang yang sama. Seperti Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan yang masih diemban Bob Saril. Begitu juga Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara yang masih dijabat oleh Syamsul Huda.

Namun, posisi Wakil Direktur Utama yang ditinggalkan Darmawan Prasodjo, hingga saat ini masih ditiadakan.

Berikut susunan baru Direksi PLN:

  1. Direktur Utama: Darmawan Prasodjo

  2. Direktur Perencanaan Korporat: Evy Haryadi

  3. Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan: Bob Saril

  4. Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Sinthya Roesly

  5. Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia: Syofvi Felienty Roekman

  6. Direktur Energi Primer: Rudy Hendra Prastowo

  7. Direktur Mega Proyek dan EBT: Wiluyo Kusdwiharto

  8. Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan: Muhammad Ikbal Nur

  9. Direktur Bisnis Regional Jawa Madura dan Bali: Haryanto WS

  10. Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara: Syamsul Huda.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, selepas RUPS menyampaikan dalam mengelola perusahaan terutama dalam BUMN, seorang pemimpin harus menyandarkan tanggung jawab yang diemban dengan hati dan keikhlasan.

“Karena bagaimanapun juga, jabatan yang diberikan kepada kita tak lain sebuah amanah. Amanah untuk memberikan kontribusi sebesar-besarnya kepada negara dan memiliki dampak sosial seluas-luasnya berupa peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Erick.

manadobacirita