Konten Media Partner

Sampah Berserakan di Jalan Kima Atas, Diduga Dibuang Saat TPA Sumompo Diblokir

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembersihan sampah yang dibuang oleh truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kota Manado di ruas jalan Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Kamis 2 Oktober 2025. (foto: swingly manderes)
zoom-in-whitePerbesar
Pembersihan sampah yang dibuang oleh truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kota Manado di ruas jalan Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Kamis 2 Oktober 2025. (foto: swingly manderes)

MANADO - Viral, ratusan ton sampah berserakan di ruas jalan Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Sampah-sampah itu tepatnya berada akses menuju jalan pekuburan umum. Diduga sampah-sampah yang kini menutup akses jalan tersebut dibuang oleh truk pengangkut sampah saat TPA Sumompo diblokir oleh warga beberapa waktu lalu.

Ratusan ton sampah ini selain menutup akses jalan di sekitar pekuburan umum Kima Atas, juga mulai menimbulkan bau yang tidak sedap. Warga merasa jika hal itu sungguh mengecewakan, karena yang melakukannya adalah Pemerintah Kota Manado.

"Tentu saja mengecewakan. Seolah-olah tempat ini adalah tempat sampah umum. Sangat banyak sampah ini dan ironisnya itu dibuang oleh Pemerintah kita sendiri," ujar warga.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Manado berjanji melakukan pembersihan dan pengangkutan sampah di Kelurahan Kima Atas, Kecamatan Mapanget, secepat mungkin.

Kepala Dinas DLH Kota Manado, Pontowuisang Kakauhe, mengatakan, pembuangan sampah di area tersebut merupakan langkah sementara yang terpaksa diambil saat terjadi pemblokiran TPA Sumompo.

“Karena waktu itu TPA aksesnya terhalangi, jadi pemerintah harus mengambil langkah taktis. Tapi ini hanya untuk sementara waktu. Pembersihan sudah sementara dilakukan,” jelas Pontowuisang, Kamis (2/10).

Saat ini, pihaknya bahkan telah menurunkan personel beserta perlengkapan lengkap, guna mempercepat proses pembersihan dan pengangkutan sampah.

“Kita sudah turunkan personel. Juga ada delapan truk sampah yang kita gerakan. Dan di sana juga ada ekskavator untuk membantu pembersihan,” ujarnya kembali.