Sekolah di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Kembali Dibuka

BOLTIM - Proses kegiatan belajar-mengajar di seluruh tingkatan sekolah yang ada di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) mulai dilaksanakan hari ini, Senin (8/6). Selama dua bulan sebelumnya, proses belajar-mengajar di sekolah dialihkan ke rumah setelah adanya Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).
Pembukaan sekolah ini bukan tanpa alasan. Kabupaten Boltim menjadi satu dari dua Kabupaten di Sulawesi Utara yang oleh Pemerintah Pusat diizinkan untuk memulai kegiatan new normal, karena dianggap sudah tidak memiliki angka penyebaran COVID-19 yang tinggi.
Protokoler kesehatan tampak diterapkan sangat ketat di semua sekolah. Selain diperiksa suhu tubuh sebelum masuk ke ruangan kelas, tampak berderetan tempat cuci tangan yang memang disediakan khusus untuk para siswa dan guru.
Kepala Dinas Pendidikan Boltim, Yusri Damopolii, melalui Kasi Kurikulum, Yoldi Mamonto, mengatakan jika sekolah wajib untuk menyediakan protokol kesehatan yang mengacu ke protap COVID-19.
Menurut Mamonto, para siswa dan guru juga diwajibkan untuk menggunakan masker dan membiasakan diri mencuci tangan di setiap kesempatan.
"Sekolah juga mengatur untuk kursi tempat duduk para ada jarak yang sudah ditentukan," kata Mamonto.
Menurutnya, jika dalam satu kelas terdapat lebih dari 20 siswa, maka pihak sekolah wajib melakukan pemisahan atau membagi jadwal masuk sekolah.
"Jika sekolah tidak cukup jumlah ruangan setelah ada pembagian jumlah siswa dalam kelas, maka ada kebijakan shift satu dan shift dua. Jadi siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 pagi hari dan untuk siswa kelas 4 dan 6 pada siang hari," kata Mamonto kembali.
Sebelumnya, Bupati Sehan S Landjar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Boltim melakukan pemeriksaan kesehatan untuk tenaga guru yang berasal dari luar daerah, sebelum melakukan aktivitas mengajar.
“Sebelum mengajar, kita lihat dulu guru-guru yang beralamat luar Boltim, supaya sebelum mengajar harus di karantina dulu,” ungkap bupati yang viral karena membentak menteri.
manadobacirita
-------------------
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
