Konten Media Partner

Seorang Ojek Online di Manado Dianiaya 5 Pemuda, Ditikam di Bagian Bawah Mata

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penganiayaan.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penganiayaan.

MANADO - Seorang ojek online (ojol) di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), bernama Patrick Wongkar (22), harus mendapatkan perawatan intensif di RSUP Prof Kandou Malalayang, usai dirinya dianiaya oleh lima orang pemuda, Selasa (9/7).

Kejadian di wilayah Teling tersebut mengakibatkan korban yang merupakan warga Desa Lota, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa, mengalami luka tikam di bagian bawah mata kiri.

Tim Resmob Charlie Polresta Manado, yang mendapatkan informasi tersebut langsung merespons cepat. Mereka langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), serta melakukan identifikasi para pelaku.

Pihak keluarga korban juga langsung ditemui, dan dimintakan untuk membuat laporan resmi di polisi dalam hal ini Polsek Wanea.

Kapolresta Manado, Kombes Pol Julianto Sirait, membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan jika pihaknya langsung gerak cepat dan berhasil mengidentifikasi para pelaku.

Adapun para tersangka masing-masing:

  • DP (27 tahun), warga Teling Atas, Kecamatan Wanea, tidak memiliki pekerjaan

  • CP (21 tahun), warga Karombasan Lingkungan 2, Kecamatan Wanea, tidak memiliki pekerjaan

  • AS (23 tahun), warga Teling Atas Lingkungan 6, Kecamatan Wanea, bekerja sebagai security

  • JT (18 tahun), warga Tikala Kumaraka Lingkungan 3, tidak memiliki pekerjaan

  • FR (18 tahun), warga Teling Kumaraka Lingkungan 3, tidak memiliki pekerjaan

"Kejadian ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Saya juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Tim Resmob Charlie dan Polsek Wanea dalam mengamankan para pelaku," ujar Kapolresta Manado.

Kapolresta juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan kasus ini kepada pihak berwenang untuk ditangani sesuai hukum yang berlaku.

"Penyelidikan lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mengungkap motif di balik penganiayaan ini, dan memastikan para pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku," ujarnya kembali.

manadobacirita