Konten Media Partner

Sepanjang Tahun 2025, Sudah 109 Kasus Kebakaran Terjadi di Kota Manado

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Glennstiano Kowaas.
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Glennstiano Kowaas.

MANADO - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, mengungkapkan sejak Januari hingga Oktober 2025, terdapat 109 kasus kebakaran yang terjadi dan telah ditangani oleh para petugas Damkar.

Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado, Glennstiano Kowaas, menyebut korsleting arus listrik menjadi penyebab kebakaran yang paling dominan.

“Sampai 14 Oktober berjumlah 109 kejadian kebakaran, ini mencakup kebakaran rumah dan tiang listrik. Untuk tahun ini ada tiga korban jiwa, dan penyebab kebakaran paling banyak karena alat kelistrikan dan kompor dapur,” kata Glennstiano.

Pada kesempatan itu, Glennstiano meminta masyarakat untuk lebih berhati-hati dengan penyebab-penyebab terjadinya kebakaran.

Sebab selama ini masyarakat kerap mengabaikan hal-hal kecil yang berpotensi mengakibatkan kebakaran.

“Misalnya alat listrik kalau sudah selesai digunakan bisa langsung dicabut, atau juga melakukan pemeriksaan berkala terhadap regulator kompor di rumah,” kata Glennstiano.

Dijelaskan Glen, sapaan akrabnya, saat ini di Kota Manado ada 18 unit kendaraan Damkar, dengan yang bisa digunakan secara maksimal ada 13 unit untuk roda enam.

"Mobil-mobil pemadam kebakaran ini terbagi di enam pos. Ini untuk memudahkan menjangkau seluruh wilayah di Kota Manado. Tapi, seluruh pos ini saling menunjang satu sama lain,” kata mantan Camat Paal II ini kembali.