Siswa SMP di Airmadidi Minut Diduga Keracunan Usai Konsumsi Menu MBG
·waktu baca 2 menit

MINUT - Puluhan siswa dari SMP Negeri 2 Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara (Sulut), diduga alami keracunan usai konsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (26/11).
Gejala awal yang dirasakan para siswa adalah sakit perut mendadak dan merasa lemah. Mereka akhirnya dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk segera mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Kepala SMP Negeri 2 Airmadidi, Agnes Mantiri, mengatakan jika insiden dugaan keracunan juga dialami para guru. Dari beberapa laporan, mereka mulai merasakannya pada sore hari.
"Jadi kejadiannya pada kemarin (26 November 2025) sore. Anak-anak dan beberapa guru mengeluh sakit perut," kata Agnes, Kamis (27/11).
Dijelaskan Agnes, saat mendapatkan laporan itu, dia langsung mengarahkan para korban lewat orang tua mereka untuk segera ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Menurut Agnes, sampai saat ini, dia tak mau berspekulasi dengan kejadian ini, karena merasa tak berhak menyampaikan kesimpulan. Dia menyerahkan hal itu kepada pihak yang lebih kompeten untuk menilai tentang keracunan massal yang terjadi.
"Pihak kami belum bisa (memastikan) apakah ini adalah keracunan atau seperti apa. Ini terjadi darurat, kami juga tak memprediksi seperti apa, kenapa terjadi seperti ini," katanya.
Adapun korban diduga keracunan tersebar di beberapa rumah sakit. Menurut Agnes, dari data yang mereka rangkum, para korban berjumlah 49 orang, tiga di antaranya adalah guru.
“Data sementara, siswa ada 46 orang. 41 orang dirawat di Rumah Sakit Tonsea, lima di Rumah Sakit Lembean. Sementara para Guru yang menjadi korban ada tiga orang, dua orang dirawat di Lembean dan sisanya di Tonsea," katanya kembali.
