Konten Media Partner

Sudah 163 Orang Mengungsi Akibat Banjir Bandang di Kabupaten Sitaro

Manado Baciritaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana tempat pengungsian korban banjir bandang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara
zoom-in-whitePerbesar
Suasana tempat pengungsian korban banjir bandang di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara

SITARO - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sitaro, Bob Wuaten menyebutkan, jumlah masyarakat yang mengungsi akibat bencana banjir bandang di Kelurahan Bahu Lingkungan V (Namitung), Kecamatan Siau Timur, berjumlah 163 orang.

Dikatakan Wuaten, bertambahnya jumlah pengungsi ini setelah pihaknya melakukan pendataan ulang di tempat pengungsian warga yakni di gedung gereja GMIST Sondang dan juga yang memilih di rumah kerabat.

"Jumlah pengungsi yang ada di gedung Gereja GMIST Sondang, Bahu sebanyak 111 orang dari 33 kartu keluarga. Sedangkan di rumah kerabat, ada 52 orang dari 17 kartu keluarga," kata Wuaten.

Sementara, untuk kerusakan, selain rumah, ada juga satu tempat usaha bengkel yang rusak parah. BPBD juga mencatat ada sembilan unit motor yang juga rusak dihantam banjir bandang yang disertai batu besar.

Lebih lanjut, Wuaten mengatakan, setelah bantuan makanan siap saji, dan perlengkapan tidur, pemerintah daerah bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Sitaro telah menyalurkan bantuan pangan bagi warga yang mengungsi.

"Dari BPBD telah disalurkan bantuan kebutuhan dapur. Sementara dari Dinas Sosial berupa bantuan beras, makanan anak, peralatan masak, serta peralatan MCK. Dan PMI Sitaro ada bantuan telur, beras, dan mie instan," katanya kembali.

franky salindeho