Konten Media Partner

Tim Gabungan Polairud Periksa Keamanan Kapal Penumpang di Pelabuhan Bitung

Manado Baciritaverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemeriksaan alat keselamatan di KM Ngapulu yang akan berlayar dari Pelabuhan Bitung menuju pelabuhan Tanjung Priok.
zoom-in-whitePerbesar
Pemeriksaan alat keselamatan di KM Ngapulu yang akan berlayar dari Pelabuhan Bitung menuju pelabuhan Tanjung Priok.

BITUNG - Pemeriksaan terhadap kapal penumpang yang akan berangkat dari Pelabuhan Bitung, dilaksanakan oleh tim gabungan, Kamis (28/8). Mereka memeriksa perlengkapan keselamatan dari kapal penumpang sebelum melakukan pelayaran.

KM Ngapulu adalah kapal yang diperiksa oleh tim gabungan yang terdiri dari Direktorat Polairud Polda Sulawesi Utara (Sulut), KSOP Bitung, Jasa Raharja, Karantina, Pelindo Bitung, Polres Bitung, Bea Cukai dan juga PT Pelni.

"Kegiatan ini merupakan upaya pencegahan kecelakaan laut, keselamatan pelayaran dan penumpang kapal yang berlokasi di Pelabuhan Bitung," ujar Direktur Ditpolairud Polda Sulut, Kombes Pol Eko Wimpiyanto Hardjito, Jumat (29/8).

Tim gabungan berdiskusi dengan awak kapal KM Ngapulu yang sedang bersandar di Pelabuhan Bitung, Sulawesi Utara.

Menurut Eko, pemeriksaan KM Ngapulu dengan rute pelayaran Pelabuhan Bitung ke Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta, dilakukan dengan teliti, termasuk memastikan seluruh alat keselamatan berfungsi dengan baik.

Adapun dari hasil pemeriksaan, KM Ngapulu memiliki sejumlah alat keselamatan seperti:

  • Life Jacket untuk bayi 68 pasang, anak 195 pasang, dewasa 3.706 pasang

  • inflatable life raft sebanyak 48 Unit dalam keadaan baik dan aman

  • Sekoci Penolong sebanyak 14 Unit dalam keadaan baik berfungsi.

  • APAR yang tersedia sebanyak 178 Unit dengan masa berlaku hingga 16 Januari 2026

  • Hidrant Pemadam yang telah dicoba dan berfungsi baik

Lebih lanjut, Eko menyebutkan KM Ngapulu memiliki kapasitas penumpang sebanyak 2.170 orang, dengan jumlah kru kapal sebanyak 115 orang.

"Tim juga memberikan edukasi dan sosialisasi kepada seluruh kru kapal terkait pentingnya keamanan dan keselamatan dalam pelayaran," ujar Eko kembali.