Konten Media Partner

Viral Pertalite Oplosan dan Tercampur Air di Sulut, Pertamina Bilang Ini

3 April 2025 19:54 WIB
ยท
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi SPBU.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi SPBU.
ADVERTISEMENT
MANADO - Viral Pertalite oplosan dan tercampur air di Sulawesi Utara (Sulut), yang mengakibatkan kendaraan bermotor milik warga mengalami kerusakan dan penurunan performa.
ADVERTISEMENT
Menanggapi hal itu, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama dengan Polres Bitung dan Pemerintah Daerah langsung melakukan pengecekan di Sejumlah SPBU di Kota Bitung. Pengecekan itu telah dilakukan sejak 30 Maret 2025.
Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, mengatakan jika pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, meliputi pengambilan sampel BBM jenis Pertalite dan Pertamax, pengecekan tangki penyimpanan, serta verifikasi terhadap prosedur operasional SPBU.
Menurutnya, seluruh sampel BBM yang diambil kemudian dikirim ke laboratorium di Integrated Terminal (IT) Bitung untuk dilakukan analisa lebih lanjut.
"Hasil pengujian laboratorium menunjukkan bahwa sampel BBM berada dalam spesifikasi (on spec). Pertamina juga memastikan bahwa pengendalian mutu (quality control) dilakukan secara berlapis di seluruh rantai distribusi untuk menjaga kualitas BBM hingga sampai ke konsumen," kata Fahrougi, Kamis (3/4).
ADVERTISEMENT
Lebih lanjut, Fahrougi mengatakan jika Pertamina juga menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan transparansi. Untuk itu, dia mengatakan jika masyarakat atau pihak terkait ingin melakukan pengecekan sampel BBM dari SPBU, pemeriksaan dapat dilakukan melalui laboratorium di IT Bitung sesuai prosedur yang berlaku.
Selain itu, sebagai bagian dari komitmen pelayanan kepada masyarakat, Pertamina menyediakan formulir keluhan di setiap SPBU untuk menampung aspirasi dan laporan dari konsumen.
"Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan atau pertanyaan melalui Call Center Pertamina 135," ujar Fahrougi kembali.