Konten Media Partner

Warga Masih Blokir Akses TPA Sumompo, Antrean Truk Sampah Semakin Panjang

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Antrean panjang truk sampah yang tertahan tak bisa masuk ke dalam TPA Sumompo akibat diblokade oleh warga.
zoom-in-whitePerbesar
Antrean panjang truk sampah yang tertahan tak bisa masuk ke dalam TPA Sumompo akibat diblokade oleh warga.

MANADO - Warga masih melakukan penutupan akses jalan masuk ke TPA Sumompo Manado, buntut penolakan terhadap pembangunan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT), Rabu (24/9). Akibatnya, terjadi antrean panjang truk pengangkut sampah di jalan masuk TPA.

Lembaga Adat Masyarakat Bantik Buha (LAMBB) bersama warga sekitar sepakat bahwa penutupan akses ke luar masuk TPA Sumompo akan terus dilakukan hingga pemerintah kota Manado merespons tuntutan warga.

kumparan post embed

“Kami meminta supaya IPLT jangan lagi dibangun di sini. Dan juga, TPA untuk dipindahkan dari sini,” ungkap Koordinator LAMBB, Yasri Badoa.

Tak hanya membentangkan spanduk penolakan, warga juga berdiam di depan pintu masuk, sehingga tak ada kendaraan yang bisa masuk atau ke luar TPA Sumompo.

Sementara itu, sejumlah sopir mengaku jika mereka terpaksa memarkir kendaraan sampah yang dibawa, karena memang satu satunya akses jalan masuk ke dalam TPA tak bisa dilewati.

Hal ini menurut para sopir sangat mengganggu aktivitas mereka, termasuk bisa berdampak pada tak terangkutnya sampah di Kota Manado.

"Sampah-sampah yang sudah diangkut kini tidak bisa dibuang di TPA sehingga meski sudah diangkut dari wilayah kerjanya namun tidak dapat dibuang," kata Yance, salah satu sopir.

Selain itu, Yance mengaku jika sudah dua hari ini kendala tersebut terjadi, sehingga kendaraan-kendaraan sampah yang harusnya bertugas setiap hari menjadi lumpuh total.

"Kami sebagai sopir tak bisa bilang banyak. Kami hanya berharap agar ada solusi secepatnya, karena kami juga di sini bekerja," ujarnya kembali.