Konten Media Partner

Yaki yang Diselamatkan Prajurit TNI di Minahasa Tenggara Kini Direhabilitasi

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hewan Yaki yang ditemukan lalu diselamatkan oleh prajurit TNI AD bersama dengan sejumlah warga di Gunung Potong, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)
zoom-in-whitePerbesar
Hewan Yaki yang ditemukan lalu diselamatkan oleh prajurit TNI AD bersama dengan sejumlah warga di Gunung Potong, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra)

MINUT – Hewan Yaki yang ditemukan lalu diselamatkan oleh prajurit TNI AD bersama dengan sejumlah warga di Gunung Potong, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), kini tengah menjalani rehabilitasi di Pusat Penyelamatan Satwa (PPS) Tasikoki di Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

Hal ini dibenarkan oleh dr Peggy, dokter hewan yang bertugas di PPS Tasikoki. Dijelaskannya, Yaki atau bahasa latin Macaca Nigra atau Monyet Hitam Sulawesi ini, kemungkinan besar adalah hewan peliharaan warga sekitar yang lepas.

“Kemungkinan yaki tersebut adalah yaki peliharaan dan lepas dari yang punya sehingga berada di tengah jalan. Dilihat dari yaki tersebut yang sudah terbiasa dengan keberadaan manusia (jinak),” katanya.

Peggi bilang kondisi Yaki tersebut saat ini sehat. Meski demikian, kata dia Yaki itu perlu dilakukan rehabilitasi, sebelum kemudian dilepas liarkan ke alam liar.

Lanjut disampaikannya jika dia sangat berharap agar masyarakat tidak memelihara hewan-hewan endemik seperti Yaki, mengingat jika mereka selain dilindungi, nantinya jika kembali ke alam akan terasing dari kawanannya dan justru akan berakhir dengan tidak baik.

“Sebaiknya jangan ditangkap mengingat satwa tersebut adalah satwa liar dan satwa tersebut juga dilindungi. harap melapor segera atau hubungi pihak yang berwajib yaitu BKSDA,” ujarnya kembali.

Sebelumnya, yaki yang diselamatkan Prajurit TNI AD bernama Kopda Royke diserahkan ke pos polisi Kehutanan yang langsung memanggil pihak BKSDA. Setelah diperiksa, BKSDA kemudian menyerahkan Yaki itu ke PPS Tasikoki untuk direhabilitasi sebelum kembali dilepas liarkan.

febry kodongan