Konten Media Partner

YKAKI Beri Edukasi ke Pelajar Terkait Pengenalan Dini Gejala Kanker

Manado Baciritaverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kegiatan edukasi tentang pengenalan dini kanker yang digelar Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Kota Manado di SMK Negeri 3 Manado.
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan edukasi tentang pengenalan dini kanker yang digelar Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Kota Manado di SMK Negeri 3 Manado.

MANADO - Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Kota Manado, terus melakukan upaya memberikan edukasi tentang pengenalan gejala dan tanda dini kanker pada pelajar.

Mereka menyasar para pelajar agar mereka lebih waspada terkait dengan gejala kanker sejak awal, sehingga bisa melakukan pencegahan ke depannya. Seperti yang mereka lakukan di SMK Negeri 3 Manado.

Ketua YKAKI Kota Manado, dr Meylan Mamudi, bilang edukasi itu merupakan bagian dari langkah pencegahan yang penting untuk diketahui oleh banyak orang.

Agar makin optimal, edukasi itu digelar secara rutin dengan menyasar sekolah di berbagai jenjang pendidikan.

"Ini untuk deteksi kanker pada anak. Untuk sosialisasi kita lakukan dua kali dalam sebulan, tujuannya supaya bisa dideteksi lebih dini sehingga peluang untuk sembuh lebih besar," ujar Meylan.

Ia bilang kegiatan ini merupakan program nasional yang memang diharapkan mampu membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat, di samping sejumlah program lain yang dirancang untuk mendampingi pasien kanker anak.

"Selain sosialisasi dan edukasi, kita punya program rumah singgah dan sekolah agar anak-anak dari luar daerah yang datang berobat tetap terlayani untuk rumah sementara," kata dia.

Di lain pihak, Wakil Kepala SMK Negeri 3 Manado Urusan Ketenagaan, Nevaldi Bapayung, kolaborasi dengan YKAKI telah memberikan nilai tambah bagi para siswa.

Menurut Nevaldi, para siswa kini paham cara untuk mengidentifikasi gejala-gejala kanker sejak dini, sehingga dapat dicegah secepat mungkin.

“Itu sangat membantu bagi kami dalam program di kesiswaan khususnya untuk penanganan kanker sejak dini. Kalau bisa kolaborasi ini bisa lebih panjang lagi, saya juga berharap ada rumah singgah, supaya yang terdeteksi bisa dirawat di sana,” ujar Nevaldi.