Konten dari Pengguna

Jejak Sukoanyar: Mahasiswa KKN FSTeM UB Hadirkan Plang Jalan Berbasis QR Code

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari MANDA NURLAILI RAMADANI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto mahasiswa KKN FSTeM UB bersama Kepala Desa Sukoanyar di depan plang Jejak Sukoanyar.
zoom-in-whitePerbesar
Foto mahasiswa KKN FSTeM UB bersama Kepala Desa Sukoanyar di depan plang Jejak Sukoanyar.

Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang – Plang jalan berbasis QR Code menjadi inovasi yang dihadirkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya melalui program Jejak Sukoanyar di Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan pemasangan plang di Dusun Cokro pada Minggu (5/7/2026) dan dilanjutkan dengan pemasangan plang di perbatasan Dusun Cokro dan Dusun Plalar pada Kamis (9/7/2026). Kedua kegiatan pemasangan dimulai pukul 15.00 WIB. Selain itu, tim KKN FSTeM UB juga memasang plang nama Jalan Doropeno sebagai penanda nama jalan di wilayah desa.

Program Jejak Sukoanyar merupakan hasil koordinasi antara Tim KKN Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) Universitas Brawijaya dengan perangkat Desa Sukoanyar sebagai upaya mengatasi keterbatasan penunjuk arah di beberapa titik desa. Program yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Feby Indriana Yusuf, S.Si., M.Sc., ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan teknologi digital berupa peta berbasis QR Code sebagai inovasi infrastruktur informasi desa, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dengan meningkatkan kemudahan akses informasi lokasi yang mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil koordinasi, masih terdapat masyarakat maupun pendatang yang mengalami kesulitan dalam menemukan lokasi tertentu karena belum tersedianya penanda jalan yang memadai. Oleh karena itu, pemasangan plang jalan dilakukan untuk memberikan informasi arah yang lebih jelas sekaligus memudahkan akses menuju berbagai wilayah di Desa Sukoanyar.

Plang penunjuk arah dipasang di lokasi-lokasi strategis. Plang pertama yang berada di Dusun Cokro RT 03 RW 03 memuat informasi arah menuju Dusun Cokro, Dusun Plalar, Dusun Baran, serta Kecamatan Tumpang. Sementara itu, plang kedua dipasang di perbatasan Dusun Cokro dan Dusun Plalar dengan informasi arah menuju Dusun Baran, Dusun Cokro, dan Dusun Plalar. Selain kedua plang tersebut, Tim KKN juga menyerahkan dan memasang plang nama Jalan Doropeno di RT 02 RW 01 sebagai penanda nama jalan untuk mempermudah masyarakat maupun pengunjung dalam mengenali lokasi.

Foto plang penunjuk arah berbasis QR Code Jejak Sukoanyar di perbatasan Dusun Cokro dan Dusun Plalar (kiri) serta di Dusun Cokro RT 03/RW 03 (kanan).

Tidak hanya menyediakan penunjuk arah secara konvensional, program Jejak Sukoanyar juga mengembangkan peta digital Desa Sukoanyar yang memuat batas wilayah, lokasi setiap dusun, serta beberapa titik penting di desa. Pengembangan peta digital ini merupakan bentuk penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang memanfaatkan teknologi sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat.

Peta digital tersebut kemudian diintegrasikan dengan QR Code yang dipasang pada setiap plang jalan. Melalui pemindaian QR Code menggunakan handphone, masyarakat maupun pendatang dapat langsung mengakses peta digital dan mengetahui posisi mereka. Fitur ini diharapkan dapat membantu pengguna menentukan arah perjalanan menuju dusun maupun lokasi tujuan dengan lebih mudah dan akurat.

Foto tampilan peta digital yang diakses melalui QR Code pada plang Jejak Sukoanyar.

Program Jejak Sukoanyar menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Fakultas STeM dalam mendukung pengembangan sistem informasi desa melalui pemanfaatan teknologi digital. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penerapan teknologi digital berupa peta berbasis QR Code sebagai inovasi infrastruktur informasi desa, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dengan meningkatkan kemudahan akses informasi lokasi yang mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih inklusif, aman, dan berkelanjutan. Diharapkan keberadaan plang jalan berbasis QR Code beserta peta digital Desa Sukoanyar dapat meningkatkan kemudahan akses informasi lokasi bagi masyarakat maupun pendatang serta menjadi sarana navigasi yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi Desa Sukoanyar.