Maman Abdurrahman, Tokoh Muda Kader PartaiGolkar Asal Kalimantan Barat

borneoland
Tulisan dari satumandau tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Maman Abdurrahman, Tokoh Muda Kader Golkar Asal Kalbar
SATUMANDAU – Ternyata Kalbar menghasilkan sesosok tokoh politik, yang masih muda usianya, namun sudah meniti karir secara mantap dalam skala nasional. Perkenalkan, sosok Maman Abdurrahman. Sosok pria gagah yang saat ini menjabat sebagai Wasekjen DPP Partai Golkar. Nama Maman Abdurrahman mencuat dan cukup terkenal setelah disebut pada kasus mantan Ketum Golkar, Setya Novanto.
Maman Abdurrahman ini ternyata lahir di Kota Pontianak. Ia pun mengaku lahir besar di Pontianak, dengan ibu asal Sanggau, dan bapak asal Tarakan yang tugas pertama kali di Pontianak. Mulai jenjang pendidikan di SD Nusa Indah, lanjut ke SMP 13 yang sekarang jadi SMP 11, dan SMA 3 Pontianak. Setelah lulus SMA di 1998, pria yang pernah punya keinginan sebagai polisi ini pun berangkat ke Jakarta guna melanjutkan kuliah di Trisakti Jakarta.
Di dunia kampus itu, Maman mengakui mulai mengenal dunia pergerakan mahasiswa. “Akhirnya saya mengenal dunia gerakan kemahasiswaan, organisasi dan segala macam di Kampus Trisakti dan terlibat dalam proses dinamika peristiwa reformasi 1998 sampai sekarang ini,” Di Kampus Trisakti, Maman mengakui bahwa dirinya bergabung ke HMI, dan jabatan terakhir ketika menjadi mahasiswa adalah Presma Trisakti.
Dalam penuturannya pada Rabu (17/01/2018), posisi presiden mahasiswa (Presma) Trisakti pada waktu itu, menurut pengakuannya, Maman adalah anak kampung pertama memimpin mahasiswa kampus besar Trisakti. “Jadi hampir tidak pernah orang diluar Jakarta memimpin Trisakti. Inilah awal karir panggung politik kemahasiswaan di Jakarta,” demikian kata Maman.
Setelah kegiatannya di kampus, Maman Abdurrahman mengatakan, dirinya lanjut bergabung dengan organisasi AMPI DPP Partai Golkar. Dari titik itulah awal karir politik di Partai Golkar sebagai salah satu pengurus DPP yang saat itu dipimpin oleh Dave Laksono, anak dari Agung Laksono. “Prinsip bagi saya, selama kita punya kemauan dan keinginan dan didasari dari niat baik pasti akan ada jalan. Yang terpenting adalah setiap kemauan dan keinginan itu jangan pernah mati dan terus berkarya,” demikian Maman menuturkan titik awalnya berpolitik di Partai Golkar.
Atas dasar prinsip itu, menurut Maman, dirinya meniti karir di DPP Partai Golkar. Dirinya perlahan mulai muncuat sebagai satu di antara figur anak muda dari Kalimantan, khususnya Kalbar, dengan menduduki posisi di beberapa posisi struktur partai, sebelum akhirnya menjadi Wasekjen DPP Partai Golkar. Semua urusan pemilu didaerah Kalimantan, khususnya Kalimantan Barat memang menjadi tanggung jawabnya. “Partai Golkar inilah partai yang memang berbasiskan karya, memang harus diakui bukan hal yang mudah untuk bisa mendapatkan dan posisi seperti ini di DPP Golkar yang persaingannya luar biasa ketat,” timpalnya.
Menurut Maman Abdurrahman, dirinya termasuk yang paling muda di DPP Partai Golkar, terutama pada pengurus harian bersama Jerry Sambuaga. Tapi disisi lain, Maman pun mengakui bahwa keberhasilannya meniti karir di Partai Golkar karena dorongan dan dukungan dari kawan dan senior Partai Golkar di Kalbar, terutama pengurus DPD II dan DPD I. “Artinya Partai Golkar Kalbar telah membangun sebuah semangat kebersamaan untuk mendorong kader yang berpotensi dari Kalimantan Barat untuk tampil dipanggung politik nasional. Berangkat dari sebuah semangat ini, yang akhirnya membuat saya bisa bertahan dan mencoba survive,” jelasnya.
Sosok yang tampil ‘gaul’, cenderung nyentrik dan penampilan jaman now ini bersyukur karena kedua orang tuanya memberikan dukungan dan restu secara penuh untuk tampil dipanggung politik, termasuk dukungan dari istri tercinta. Sosok ayah dari dua anak ini pun mengakui jika menoleh ke belakang, perjalanan politik yang telah dilaluinya itu pun sebenarnya hampir tidak terpikir olehnya, bahkan untuk sekedar masuk panggung politik.
Hal tersebut lantaran pasca didunia gerakan dan kemahasiswaan saya mengambil pilihan yang berbeda dengan orang. Dengan dilantiknya Idrus Marham menjadi Mensos RI, tentu ada kekosongan jabatan Sekjen Golkar. Ketika ditanya mengenai kemungkinan dirinya mengisi jabatan tersebut, Maman pun hanya merendahkan diri. “Sekjen? Endaklah jauhlah. Saya pikir itu memang posisi ketua umum dan sekjend memang posisi yang semua orang mengharapkan, tapi harus saya tegaskan saya belum memiliki kapasitas untuk mengambil posisi itu,” demikian ujarnya.
Walaupun demikian, memang ada harapan bahwa suatu saat nanti, sebagai kader partai ataupun pelaku yang berkarir di politik, menurut Maman, tentu memiliki keinginan dan cita-cita. “Namun untuk hari ini saya belum mempunyai kemampuan ke situ,” katanya. Walaupun seandainya ditunjuk Ketum Golkar, Airlangga Hartanto mengisi jabatan Sekjen, dirinya pun mengaku belum punya kapasitas. “Enggaklah saya pikir belumlah, karena banyak yang masih berkompetensi diatas saya,” katanya lugas.
Tentang target untuk menjadi anggota DPR RI, Maman mengaku dirinya adalah tipe yang mengalir bagai air, mengikuti keadaan, walaupun pasti target politik pasti ada. “Salah satu orientasi bepartai atau politik adalah masuk ke dalam jabatan legislatif. Namun yang pasti sekarang Partai Golkar melakukan persiapan proses open rekrutmen pencalegan di 2019,” katanya menjelaskan.
Membahas penampilannya yang cenderung ‘gaul’ dan nyentrik, Maman pun mengaku ia bukanlah orang yang formal. “Saya besar didunia lapangan dan latar belakang orang perminyakan membentuk karakteristik dan jati diri, akhirnya gaya pun bukan orang yang sangat formal, saya jadinya santai dan lebih nyaman,” katanya. Ternyata, pria berhidung mancung dengan sedikit brewok ini adalah sosok penyayang keluarga. Dirinya mengatakan ada waktu khusus untuk keluarga. “Sebenarnya saya di hari sabtu tidak bisa diganggu. Malam minggu saya tidak bisa diganggu, bagi saya adalah waktu untuk anak dan istri saya kecuali hal yang urgent dan penting,” demikian menurut pengakuannya. Baginya, waktu untuk keluarga pun penting dan tidak dapat ditinggalkan. [ sumber: SatuMandau.com ]
