Kapolri: WNA Jangan Coba-coba Bawa Narkoba Ke Indonesia

Sebanyak 44 kilogram narkotika jenis sabu diselundupkan dari Malaysia menggunakan kapal melalui Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Sabtu (15/7). Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan peringatan kepada Warga Negara Asing (WNA) untuk tidak membawa narkoba ke Indonesia.
"Saya sekaligus peringatkan, kepada WNA jangan coba bawa narkoba, meracuni bangsa Indonesia. Saya sudah perintahkan, selesaikan secara adat. Ini warning dari kita. Kita akan terus lakukan," ujar Tito di Monumen Nasional, Jakarta, Minggu (16/7).
Menurutnya, penanganan kasus narkoba merupakan penanganan global yang tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Pihak kepolisian, kata Tito, akan menindak tegas jaringan narkoba dengan cara memotong langsung suplai narkoba.
"Ini tolong dicatat, bahwa ini perintah dan Kapolri tegas terhadap bandar. Bandar yang utama. Mereka yang jadi jantung penggerak jaringan," ujar Tito.
Tito menuturkan, jika bandar-bandar narkoba sudah bisa melakukan perlawanan, seharusnya polisi dan masyarakat memberikan tindakan tegas. Tito mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan stake holder lain untuk memotong domain perdagangan narkoba.
Menurutnya, kasus ini menjadi peringatan bagi pemerintah, masyarakat serta kepolisian, bahwa jalur perairan di Indonesia masih sangat longgar. Apalagi, kapal yang menyelundupkan sabu tersebut melalui jalur sentral dari Taiwan menuju Natuna, Bangka dan Anyer.
"Kita bekerja sama dengan masyarakat. Ini bukan hanya kerja pemerintah. Kasus ini juga jadi peringatan bagi kita. Kapal ini berangkat dari Taiwan. Lewat jalur laut. Mereka menggunakan kapal pesiar. Menembus perairan Indonesia, kok bisa terdeteksi dari kita? Ini peringatan bagi kita," tutupnya.
Sebelumnya, Penyidik Badan Narkotika Nasional (BNN) menembak mati dua orang penyelundup narkotika jenis sabu di kawasan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Penembakan dilakukan Sabtu (15/7) siang kemarin. Penangkapan 10 anggota sindikat pengedar narkoba itu dilakukan di salah satu SPBU di kawasan Pasar Bengkel, Serdang Bedagai.
