Konten dari Pengguna

BOLEH NGGAK SIH MENGOREK TELINGA?

mareta dekaparaswati

mareta dekaparaswati

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari mareta dekaparaswati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

“Aduh telingaku gatel nihh, korek dulu ahhhh”

Hayoooo ngakuu, siapa yang punya kebiasaan kayak gituu? Wah, sebaiknya yang punya kebiasaan mengorek telinga segera pikir ulang dehh karena ternyata kebiasaan mengorek telinga itu nggak baik lho. Ada yang tahu kenapa? Yuk yuk..kita bahas bareng yaa.

Jadi, kotoran telinga atau istilah ‘kerennya’ disebut dengan serumen merupakan kumpulan dari sel kulit mati dalam telinga, minyak, debu, kuman serta lainnya yang masuk ke dalam telinga. Nah, pertanyaannya adalah apakah kumpulan kotoran telinga itu perlu dibersihkan? Jawabannya : Ya, perlu. Tetapiiiii, ada caranya sendiri dan bukan dengan cara mengorek telinga dengan cotton bud lho. Bayangkan deh, jika kita mengorek telinga dengan cotton bud memang dapat mengambil sebagian dari serumen yang ada, namun sebagian sisanya, akan terdorong masuk lebih ke dalam telinga. Selain itu, gerakan cotton bud yang terlalu dalam dapat beresiko mengenai gendang telinga kita sehingga dampaknya justru akan lebih berbahaya.

Lalu gimana dong caranya kotoran telinga kita bisa keluar? Nah, kotoran telinga dapat keluar secara alami dengan sendirinya melalui gerakan rahang seperti saat kita mengunyah, menelan, berbicara, dan menguap. Dan tahu nggak sih? Ternyata serumen itu ada manfaatnya lho, yaitu agar mencegah masuknya segala macam partikel asing, seperti serangga dan lainnya. Jadi, mulai dari sekarang jangan terlalu sering mengorek telinga kita dengan cotton bud yaa.

Jangan lupa untuk layanan konsultasi kesehatan anda juga dapat melalui chat atau talk via whatsapp ke 0812-1739-9346 atau melalui aplikasi yang dapat didownload di Playstore Homedika atau kunjungi website www.medtalk.homedika.com.

#InMed #Med-News #Med-Fact #MengorekTelinga #Serumen #THT #KebersihanTelinga #Kesehatan