Mendaki Gunung Rinjani Sangat Diidam-idamkan Oleh Para Pendaki

Merasa Manja??!! Mari Berpetualang Karena Alam Akan Memanjakan Mu
Tulisan dari Maria Dewi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lombok - Kegiatan dialam bebas saat ini banyak diminati, khususnya mendaki gunung. Pesona alam Indonesia yang menyuguhkan jajaran pengunungan dengan pemandangan yang asri dan hijau menjadi magnet tersendiri bagi penggiat alam bebas. Tidak bisa dipungkiri lagi, mendaki gunung saat ini sudah menjadi tren tersendiri dikalangan anak muda.
Para pendaki mulai menapakkan kakinya di puncak-puncak pegunungan Indonesia dengan melakukan sebuah perjalanan pendakian. Banyak gunung di Indonesia yang masuk sebagai kategori gunung impian untuk menggapai puncaknya, mulai dari Mahameru, Merbabu, Kerinci, Argopuro, Rinjani, hingga Cartenz Pyramid. Ada pula yang mengkelompokkannya menjadi Seven Summit of Indonesia, yaitu misi mendaki tujuh gunung tertinggi di Indonesia yang tidak semua pendaki punya impian ini.
Khusus untuk Gunung Rinjani saya yakin semua pendaki nusantara mempunyai impian untuk menjamahnya, karena Pesona Rinjani memang sangat kuat untuk tidak dicoret begitu saja dari daftar Gunung yang hendak kita daki. Dewi Anjani atau sering dikenal dengan Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha.
Untuk melakukan perjalanan pendakian ke Gunung Rinjani kita perlu mengkocek uang lebih dalam karena perjalanan dari Jakarta ke Lombok memerlukan biaya yang cukup besar bila menggunakan transportasi pesawat dan memerlukan ekstra waktu lebih bila ingin menggunakan jalur darat. Lama atau cepatnya perjalanan menuju lokasi tergantung budget masing-masing.
Belum lagi waktu selama pendakian yang memakan waktu 4 hari 3 Malam. Untuk budget siapkan tabungan yang aman minimal 3 juta dan waktu yang diluangkan maksimal 1 minggu untuk para pendaki dari Jakarta.
Masalah biaya mungkin aman bagi para pekerja, tapi untuk waktu nanti dulu. Sebaliknya buat para mahasiswa atau jobseeker waktu mungkin aman tapi untuk biaya mereka pasti masih mikir-mikir. Belum mengatur schedule dari rekan mendaki kita yang tentu tidak mudah disatukan. Maka butuh perencanaan dan manajemen waktu yang sangat matang untuk sampai ke Rinjani. Itulah salah satu faktor mengapa Rinjani sangat diidam-idamkan oleh para pendaki yang tentu saja, selain faktor keindahanya yang mutlak. (mdn)
