Kumparan Logo

Melihat 7 Exoplanet "Bumi Baru" Lebih Dekat

kumparanTECHverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Ilustrasi air di planet dalam Trappist-1. (Foto: NASA / JPL-Caltech)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi air di planet dalam Trappist-1. (Foto: NASA / JPL-Caltech)

Menggunakan teleskop infrared NASA bernama Spitzer Space, para astronom menemukan sebuah sistem bintang dengan 7 planet mengorbit di dalamnya yang menyerupai Bumi.

Para peneliti NASA bahkan menduga ada kandungan air pada 7 planet tersebut --yang merupakan salah satu tanda signifikan suatu planet dapat dihuni makhluk hidup.

Penemuan ini dipublikasikan kemarin, Rabu (22/2), melalui jurnal Nature.

video youtube embed

Sistem bintang yang dinamai Trappist itu terletak 40 tahun cahaya dari Bumi.

Tiga dari 7 planet tersebut disinyalir berada dalam zona aman untuk menjadi habitat manusia, dan mengorbit di dekat bintang kerdil yang telah dingin.

Menurut NASA, planet-planet tersebut membutuhkan waktu orbit sepanjang 6, 9, dan 12 hari untuk mengelilingi pusat sistem tata suryanya.

Para peneliti percaya bahwa komposisi planet itu tak hanya mengandung air, namun juga kehidupan.

Dari perhitungan NASA, seluruh planet yang baru ditemukan tersebut memiliki permukaan berbatu. Namun, penelitian lebih lanjut masih dilakukan untuk mencari tahu apakah kandungan air di dalamnya sesuai dengan prasyarat adanya kehidupan.

Ilustrasi sistem planet di Trappist-1. (Foto: NASA / JPL-Caltech)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sistem planet di Trappist-1. (Foto: NASA / JPL-Caltech)

Pada tahun 2018, NASA akan meluncurkan teleskop luar angkasa James Webb yang akan digunakan untuk riset lanjutan sistem Trappist-1. Teleskop ini mampu mendeteksi sumber air, metana, oksigen, ozon, dan elemen lain dari atmosfer sebuah planet.