Kumparan Logo

Mimpi Naik Mobil Terbang Jadi Nyata

kumparanTECHverified-green

clock
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Lilium Jet. (Foto: Lilium Aviation.)
zoom-in-whitePerbesar
Lilium Jet. (Foto: Lilium Aviation.)

Pernah berkhayal bahwa suatu saat kita tak perlu lagi naik pesawat untuk merasakan terbang di angkasa? Kini, khayalan anda sudah menjadi kenyataan.

Perkenalkan: Aeromobil, mobil terbang buatan perusahaan Slovakia yang juga bernama Aeromobil dan bergerak di bidang teknologi dan otomotif.

Dilansir AP, Aeromobil merilis produk mobil terbang terbarunya pada Jumat (21/4). Mobil terbang versinya memiliki rangka yang sangat ringan, lengkap dengan ‘sayap’ yang bisa dilipat ke belakang, mesin hibrid, dan baling-baling untuk ‘menerbangkan’ mobil.

Produk mobil terbang ini mulai bisa dipesan secepatnya di tahun ini. Namun, untuk sementara produk ini tidak diperuntukkan untuk umum. Selain karena harganya yang begitu mahal --1,3 hingga 1,6 juta dolar Amerika per produk--, pemilik produk harus memiliki lisensi pilot guna menerbangkannya di udara.

video youtube embed

Beberapa perusahaan lain pun kini tengah mengembangkan produk serupa, baik produk yang serupa dengan mobil terbang Aeromobil --yang membutuhkan runway untuk lepas landas--, atau mobil terbang yang fungsinya lebih mirip dengan helikopter dan terbang secara vertikal. Namun, tidak semua perusahaan tersebut sungguh serius untuk mengembangkannya.

Profesor bidang teknik elektro Universitas Warwick Philip Mawby menyatakan, produk ini akan menyasar kalangan terbatas.

“Teknologinya (mobil terbang) kini sudah tersedia. Namun, pertanyaannya adalah bagaimana membuat teknologi ini menjadi lebih terjangkau dan berguna bagi masyarakat,” ungkap Mawby.

Aeromobil. (Foto: AP Photo/Claude Paris)
zoom-in-whitePerbesar
Aeromobil. (Foto: AP Photo/Claude Paris)

Selain itu, pertanyaan lain yang muncul adalah kontrol aturan dan alur lalu lintas bila saja nanti akan ada ratusan mobil yang terbang berkelintar di udara. Mawby menyinggung, hingga saat ini tidak ada sistem kontrol yang sudah dibuat selain yang digunakan oleh navigasi alat angkut udara tradisional, seperti pesawat dan helikopter.

Sehingga, sejauh ini AeroMobil hanya akan digunakan sebagai fasilitas rekreasional. Mobil terbang nampaknya belum akan menjadi barang yang diproduksi dan digunakan secara massal dalam waktu dekat.

Bentuk AeroMobil (Foto: AP Photo/Claude Paris)
zoom-in-whitePerbesar
Bentuk AeroMobil (Foto: AP Photo/Claude Paris)

AeroMobil dapat melaju sejauh 700 kilometer, dengan kecepatan maksimum 160 km/jam. Saat terbang, jarak maksimum terbang sejauh 750 kilometer. Dibutuhkan waktu setidaknya tiga menit untuk proses transformasi dari bentuk mobil menjadi pesawat.

“Anda dapat menggunakannya sebagai mobil biasa,” ungkap Juraj Vaculik, co-founder dan CEO Aeromobil dalam acara rilis produk mobil terbangnya.

Sebelumya, telah tecipta prototip Aeromobil 3.0 pada tahun 2014 silam. Prototip tersebut dipamerkan di Vienna, namun belum ada uji coba pakai (dan terbang). Dan di tahun 2015, prototip tersebut baru diuji-layangkan di Slovakia. Sayangnya, prototip tersebut jatuh dan gagal terbang.

Selain AeroMobil, mobil terbang pun tengah dikembangkan oleh Lilium Aviation, sebuah bisnis startup di Jerman yang bergerak di bidang aviasi. Dengan nama produk Lilium, mobil terbang ini dapat terbang dalam jarak 300 kilometer dan kecepatan maksimum 300 km/jam.

Lilium lepas landas secara vertikal, sehingga ‘tidak membutuhkan’ runway selayaknya pesawat tradisional. Selain itu, Lilium menawarkan teknologi zero emission yang tengah menjadi perhatian pengembangan teknologi minim emisi dan polusi.

video youtube embed

Jet Lilium terdiri dari bodi pesawat yang dibentuk dengan 12 katup. Rangkaian katup ini berfungsi untuk menerbangkan pesawat dan dapat dioperasikan sesuai dengan kebutuhan terbang --mulai dari kecepatan, hingga ketinggiannya. Walau menggunakan mesin jet, Lilium tidak mengeluarkan suara bising selayaknya pesawat tradisional. Penumpang dibuat nyaman dengan laju pesawat yang cepat dan minim kebisingan.

Tertarik untuk mengendarai mobil terbang?