Konten dari Pengguna

Resensi Novel The Body in the Library

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Maria Quartha Aprilia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Novel The Body in the Library (sumber: dokumentasi pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Novel The Body in the Library (sumber: dokumentasi pribadi)

Judul: Mayat dalam Perpustakaan (The Body in the Library) Penulis: Agatha Christie Tahun terbit: 2019 Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Genre: fiksi misteri Jumlah halaman: 272 halaman Keheningan pagi yang terpecah karena penemuan mayat seorang perempuan dengan gaun pesta di sebuah perpustakaan pribadi milik seorang Kolonel. Itulah isi awal cerita dari novel Mayat dalam Perpustakaan karya Agatha Christie. Novel aslinya telah diterbitkan sejak tahun 1942, ditulis pada awal masa Perang Dunia II. Novel ini bercerita selayaknya novel misteri dengan topik pembunuhan. Namun, tentu saja ada hal-hal unik di dalamnya. Buku ketiga dalam seri Miss Marple ini menunjukkan kemampuan pengamatan yang tajam dari Miss Marple. Karakter Miss Marple dimunculkan pada beberapa adegan tertentu di dalam buku ini. Namun, hal itulah yang menjadi hal menarik karena keberadaannya menjadi kunci pada setiap tahap penelusuran kasus. Setiap alibi dan komentar Miss Marple pada para polisi dan penyelidik membuat pembaca akan berfokus pada hal-hal yang terlihat penting dari luarnya. Memasuki bab-bab selanjutnya, pembaca akan menemui fakta lain yang tak pernah terduga. Semua prasangka kuat pada setiap saksi menjadi pengecoh sekaligus petunjuk dari motif pelaku yang rumit. Kematian yang ditemukan bukan hanyalah kasus biasa yang terjadi tanpa sengaja, tetapi setiap tindakannya juga dilakukan dengan terburu-buru oleh pelaku. Pada novel ini, Agatha Christie menulis semua bagian plotnya dengan begitu rinci. Banyak hal-hal kecil yang seringkali terlewatkan oleh pembaca, tetapi justru itulah bukti penting yang diberikan oleh sang penulis. Pembentukan karakter yang begitu kuat mengarahkan pembaca untuk menerka-nerka siapa pelaku yang sebenarnya. Setiap alibi yang diberikan begitu kuat, tetapi bukti dan latar belakang karakternya juga membangun kecurigaan. Kekurangan dalam novel ini adalah kemunculan Miss Marple yang tak begitu sering dan alur pada pertengahan ceritanya yang cukup lambat. Ekspektasi yang pembaca berikan pada novel ini pada awalnya adalah Miss Marple yang muncul dengan aktif pada setiap babnya. Pada kenyataannya, Miss Marple hanya muncul dalam beberapa bab saja. Sebagian besar dari isinya berupa pendalaman latar belakang dan alibi saksi yang berhubungan dengan korban. Namun, hal tersebut tidak mengurangi kualitas isi novel fiksi ini. Kemunculan Miss Marple pada adegan tertentu menjadikannya unik dan ditunggu-tunggu selama membaca. Ada pula hal lain yang saya soroti pada novel ini adalah sindiran dan kritik tipis dari Agatha Christie. Yang pertama terkait permasalahan finansial yang masih bisa kita temukan hingga sekarang di dunia nyata. Kemampuan finansial seseorang dapat menjadikannya sasaran atau bahkan pelaku dari suatu kasus yang keji. Di samping itu, pelaku yang terlibat dalam kasus-kasus sejenis biasanya merupakan orang-orang terdekat dari korban. Hal lainnya lagi adalah penggambaran tim polisi yang lebih dahulu meneliti dalam novel ini. Mereka digambarkan sebagai tim penyelidik yang lebih berfokus pada prosedur dan pengumpulan bukti. Namun, mereka gagal dalam memahami bukti yang lebih besar dan terlihat begitu jelas sejak awal penelusuran. Berbeda dengan Miss Marple yang menemukan bukti tersebut tanpa harus mengikuti prosedur yang rumit. Pada akhirnya, novel The Body in the Library adalah salah satu buku yang masih eksis hingga masa sekarang. Latar belakang cerita sekitar abad 20-an menjadi bukti bahwa pembunuhan yang terlihat sempurna dapat dilakukan dengan cara yang sederhana, tetapi juga dapat dipecahkan dengan sederhana juga. Buku ini menjadi salah satu rekomendasi bacaan yang menarik untuk penggemar novel misteri klasik.