Pemanfaatan Limbah Organik: Pembuatan Pupuk Cair dari Air Limbah Budidaya Ikan

Mahasiswa Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Marisa Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sabtu, 27 Juli 2024 Mahasiswa KKN Tim II dari Universitas Diponegoro melakukan praktik pembuatan pupuk organic cair dengan memanfaatkan air limbah budidaya ikan lele. Program kerja ini dilakukan di pos SHG atau self help group yang dihadiri kurang lebih 12 orang.
Pupuk organik cair (POC) adalah salah satu solusi ramah lingkungan yang digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. POC pada umumnya dibuat melalui proses fermentasi bahan organik, baik secara aerob maupun anaerob, dengan bantuan mikroorganisme yang menguraikan unsur hara dalam bahan organik menjadi larut dalam larutan. Bahan organic yang digunakan dalam program kerja ini yaitu menggunakan air limbah budidaya ikan lele.
Pupuk organik cair yang berbahan dasar dari air limbah budidaya ikan merupakan inovasi yang memanfaatkan limbah cair dari kolam ikan sebagai sumber nutrisi bagi tanaman. Air limbah budidaya ikan mengandung unsur hara yang penting untuk tanaman seperti nitrogen, fosfor, dan kalium.
Proses pembuatan pupuk cair dari air limbah budidaya ikan adalah sebagai berikut:
1. Siapkan air limbah budidaya, molase atau tetes tebu, effective microorganism (EM4).
2. Masukan air limbah budidaya ke wadah seperti baskom
3. Larutkan molase atau tetes tebu kedalam wadah yang sudah berisi air limbah budidaya
4. Tambahkan EM4 untuk mempercepat proses fermentasi
5. Simpan di wadah tertutup kurang lebih 3 bulan untuk proses fermentasi.
Cara aplikasi POC yaitu siapkan 100 ml POC dan larutkan kedalam 10 liter air. Semprotkan POC ke bagian-bagian tanaman seperti daun, batang, ataupun tanah yang digunakan sebagai media tanam.
Harapan dari pembuatan POC yang dilakukan oleh Tim KKN UNDIP yaitu bermanfaat untuk meningkatkan laju pertumbuhan tanaman, meningkatkan kesuburan tanah dan memperbaiki struktur tanah, mengurangi limbah agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
