Konten dari Pengguna

KKN Kebangsaan 2025 Dorong Inovasi Oleh-Oleh dan Manajemen UMKM di Sumpang Bita

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Marissa Anggita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi 22 Juli 2025 oleh Muhammad Rosario/KKN KEBANGSAAN 2025
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi 22 Juli 2025 oleh Muhammad Rosario/KKN KEBANGSAAN 2025

Mahasiswa KKN Kebangsaan XIII Posko Balocci Baru 1 dukung keberlangsungan UMKM di Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan dengan mengadakan seminar pemberian stimulus inovasi oleh-oleh serta manajemen resiko UMKM. Muhammad Rossario mahasiswa Universitas Hassanudin dan Muhammad Fadli mahasiswa STIM YAPMI menjadi penanggung jawab dua seminar yang diadakan pada Selasa, 22 Juli 2025 di Sumpang Bita.

Muhammad Rossario atau yang akrab dipanggil Oca menjadi penanggung jawab program pemberian stimulus inovasi oleh-oleh memberikan alasan utama dari program kerja ini adalah ingin mendorong kemauan masyarakat dalam pembuatan usaha, baik dari segi ide maupun dari pemetaan peluang dan resiko yang ada di lapangan.

“Program kerja saya itu semacam membangkitkan stimulus masyarakat agar masyarakat punya minat dasar dan punya kemampuan untuk berinovasi, karena selama saya melakukan observasi dengan masyarakat, beberapa dari mereka mengatakan bahwa masyarakat itu tidak punya kemauan untuk berinovasi dan membangun usaha. Padahal ada sebuah potensi besar untuk UMKM yang tinggal di sekitar Taman Purbakala Sumpang Bita yang ramai pengunjung” tutur Oca

Sebelum melakukan seminar, Oca tentunya sudah melakukan observasi bahkan mencoba produksi serta memasarkan beberapa barang yang berupa inovasi oleh-oleh dan hasil laporannya dipaparkan pada seminar tersebut agar warga dapat melihat seberapa besar peluang yang ada.

“Masyarakat banyak yang takut memulai usaha karena takut akan resiko yang besar, maka dari itu saya dan teman-teman mengambil langkah untuk mencoba merancang sebuah inovasi oleh-oleh, lalu kita produksi, setelahnya kita coba pasarkan. Dan hasilnya kita bikin laporan kepada masyarakat dari hasil penjualan tersebut sehingga masyarakat bisa tau bentuk nyata dari resiko dan peluangnya” lanjut Oca

Selanjutnya ada Fadli yang merupakan penanggung jawan program seminar manajemen resiko UMKM memberikan tujuan dari program yang diselenggarkan adalah untuk mengurangi risiko usaha kecil yang gagal karena manajemen yang buruk

“Tujuan dari program kerja yang saya inisiasikan lebih ke memberikan pelatihan untuk manajemen usaha, yang dimana mengurangi risiko usaha kecil gagal karena buruknya manajemen yang dilakukan, program ini disasarkan kepada pelaku UMKM terkhususnya yang ada di Sumpang Bita” Ujar Fadli

Oca dan Fadli juga menyatakan harapan kedepannya mereka ingin masyarakat menjadi terdorong dan punya kemampuan dalam usaha serta dapat memanajemen usaha yang berlanjut terkhususnya di bidang usaha oleh-oleh agar Taman Purbakala Sumpang Bita mempunyai kawasan wisata yang mempunyai banyak oleh-oleh untuk pengunjung.

“Harapan saya adalah agar masyarakat lebih terdorong untuk membangun usaha dan dapat mengatur atau mengelola keuangan dalam usahanya agar usahanya tidak hancur atau gagal. Dan juga saya berharap ada keberlangsungan karena saat seminar kami akan memberikan pengisian data untuk masyarakat mengenai

pendapat dan minatnya, lalu hasil dari data tersebut kami serahkan kepada pihak kelurahan agar dapat disediakan pelatihan berkelanjutan” Ujar Oca

“Saya juga berharap agar dengan adanya seminar ini dapat menjadi langkah awal untuk membantu perekonomian masyarakat di lingkungan sekitar, ditambah dengan adanya manajemen yang baik insyaallah ekonomi mereka bisa berjalan dan meningkat” Tutup Fadli

Penulis: Marissa Anggita