Konten dari Pengguna

Atasi Krisis Pascabanjir, Air Bersih untuk Warga Pasar Ambacang Kuranji

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DT Peduli Sumbar Salurkan Air Bersih untuk Warga Pasar Ambacang Kuranji yang sempat terkena bencana banjir (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli Sumbar Salurkan Air Bersih untuk Warga Pasar Ambacang Kuranji yang sempat terkena bencana banjir (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | PADANG - Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sumatera Barat (Sumbar) terus bergerak hadir membantu masyarakat Kota Padang yang mengalami kesulitan air bersih pascabanjir bandang beberapa waktu lalu. Salah satu dampak bencana tersebut ialah terganggunya akses air bersih bagi sebagian warga, khususnya di wilayah padat penduduk.

Sebagai bentuk kepedulian dan respon kemanusiaan, pada Rabu, (4/2), DT Peduli Sumbar menyalurkan bantuan air bersih kepada Warga Jalan Durian Taruang, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Bantuan ini disalurkan langsung kepada warga yang terdampak kekeringan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebanyak 100 jiwa tercatat menerima manfaat dari distribusi air bersih yang diberikan. Kehadiran bantuan ini disambut hangat oleh warga setempat.

"Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada DT Peduli dan para donatur atas bantuan air bersih yang diberikan. Bantuan ini sangat membantu kami dalam memenuhi kebutuhan harian," ujar Nurul, Perwakilan Penerima Manfaat.

DT Peduli Sumbar berharap bantuan air bersih ini dapat meringankan beban warga serta menjadi amal jariyah dan keberkahan bagi para donatur yang telah mengamanahkan sebagian rezekinya. DT Peduli Sumbar berkomitmen untuk terus hadir dan bergerak dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di masa pemulihan pascabencana. (Ifa Prastika/Cristi A.Sarif)