Konten dari Pengguna

Cegah Stunting Sejak Dini, DT Peduli Gelar Program Kesehatan di Polehan

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DT Peduli Gelar Program Pencegahan Stunting di wilayah Polehan, Kota Malang (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli Gelar Program Pencegahan Stunting di wilayah Polehan, Kota Malang (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | MALANG - DT Peduli Malang terus memperkuat komitmennya dalam menekan angka stunting melalui program peduli kesehatan yang menyasar anak-anak di wilayah perkotaan. Bekerja sama dengan petugas Posyandu RW 03 Polehan, DT Peduli menggelar pemberian makanan tambahan (PMT) dan pemeriksaan kesehatan di Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (27/4/2026).

DT Peduli Gelar Program Pencegahan Stunting di wilayah Polehan, Kota Malang (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli Gelar Program Pencegahan Stunting di wilayah Polehan, Kota Malang (Sumber : DT Peduli)

Sebanyak 12 anak menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini. Mereka menjalani serangkaian pemeriksaan medis, mulai dari pengukuran berat badan dan tinggi badan, hingga pengecekan kondisi fisik secara menyeluruh. Selain pemeriksaan, tim medis juga membagikan paket makanan tambahan bergizi untuk mendukung pemenuhan nutrisi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

Kegiatan ini berfungsi sebagai langkah preventif yang nyata. Selain fokus pada anak, para orang tua yang hadir juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang, pola asuh yang tepat, serta urgensi pemantauan pertumbuhan anak secara berkala ke layanan kesehatan.

Staf Program DT Peduli Malang, Elsa, menegaskan bahwa program ini akan berlangsung secara berkelanjutan. Tim akan memantau perkembangan anak-anak penerima manfaat secara rutin selama tiga bulan ke depan guna mengevaluasi efektivitas intervensi gizi yang diberikan.

"Jadi nanti anaknya akan dipantau selama tiga bulan untuk mengetahui hasil akhirnya. Kami berharap melalui program ini, kebutuhan gizi anak-anak dapat lebih terpenuhi sehingga tumbuh kembang mereka bisa berjalan lebih optimal. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga ingin para orang tua semakin memahami pentingnya menjaga pola makan dan kesehatan anak sejak dini," jelas Elsa.

DT Peduli Malang berharap program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. (Nazar/Agus ID)