Konten dari Pengguna

Cetak Generasi Qur'ani, DT Peduli Gelar Parade Tasmi' Al-Quran di Batusangkar

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Santri RTQ DT Peduli Sumbar sedang melakukan Tasmi' Bil Ghaib (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Santri RTQ DT Peduli Sumbar sedang melakukan Tasmi' Bil Ghaib (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | BATUSANGKAR - Rumah Tahfidz Qur'an DT Peduli Sumatera Barat (Sumbar) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi Qur'ani melalui kegiatan Parade Tasmi' Al-Qur'an. Acara ini sukses digelar mulai Selasa (1/7/2025) hingga Kamis (3/7/2025) di cabang Batusangkar.

Kegiatan ini diikuti oleh delapan santriwati yang menyetorkan hafalan mereka langsung kepada para penguji secara bergiliran. Parade ini menjadi bagian dari program pembinaan tahfidz intensif yang dilaksanakan secara rutin untuk mengevaluasi kualitas hafalan para santri.

Santri RTQ DT Peduli Sumbar sedang melakukan Tasmi' Bil Ghaib (Sumber : DT Peduli)

Salah satu capaian membanggakan dalam parade kali ini adalah selesainya setoran mutqin 30 juz oleh salah satu santriwati. Ini menjadi bukti ketekunan dan konsistensi dalam menjaga hafalan Al-Qur'an, sekaligus inspirasi tersendiri bagi para santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan murajaah (mengulang hafalan).

"Parade Tasmi' ini bukan sekadar setoran, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter santri yang disiplin, tangguh, dan cinta Al-Qur'an. Alhamdulillah, ada yang menyelesaikan mutqin 30 juz, semoga menjadi awal dari perjalanan dakwah mereka melalui Al-Qur'an," ujar Halimahtus Sa'diyah, PIC Program Rumah Tahfidz Qur'an DT Peduli Sumbar.

DT Peduli Sumbar melalui program Rumah Tahfidz terus berupaya menghadirkan ruang-ruang pendidikan Qur'ani yang tidak hanya fokus pada hafalan, namun juga penanaman nilai dan adab sebagai bekal menghadapi tantangan zaman. (Syukur Pangestu/Agus ID)