Konten dari Pengguna

DT Peduli Gelar Monitoring Peternak, Kembangkan Pakan Alternatif Ayam Elba

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DT Peduli Yogyakarta laksanakan monitoring dan diskusi bersama Anggota KWT Wijaya Kusuma dalam pengelolaan pakan ayam Elba (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli Yogyakarta laksanakan monitoring dan diskusi bersama Anggota KWT Wijaya Kusuma dalam pengelolaan pakan ayam Elba (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | YOGYAKARTA - Daarut Tauhiid (DT) Peduli Yogyakarta kembali melakukan monitoring dan diskusi bersama penerima manfaat Program Peternak Sejahtera Cluster Peternakan Ayam Elba, yang dikelola oleh KWT Wijaya Kusuma. Kelompok yang beranggotakan delapan orang ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dalam pengelolaan peternakan.

Hasil monitoring menunjukkan kondisi ayam Elba berada dalam keadaan sangat prima. Ayam-ayam terlihat sehat dan aktif karena mendapatkan perawatan yang optimal dari anggota kelompok. Kebersihan kandang, pemberian pakan, serta perhatian terhadap kondisi ternak menjadi bagian penting yang terus dijaga oleh kelompok.

DT Peduli Yogyakarta laksanakan monitoring dan diskusi bersama Anggota KWT Wijaya Kusuma dalam pengelolaan pakan ayam Elba (Sumber: DT Peduli)

Menariknya, KWT Wijaya Kusuma juga mulai melakukan inovasi sederhana dalam pengelolaan pakan. Kelompok memanfaatkan berbagai jenis sayuran yang dicacah untuk dijadikan bahan campuran pakan alternatif. Upaya tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ayam sekaligus membantu menekan biaya pemeliharaan, sehingga usaha peternakan dapat dikelola secara lebih efisien.

Ketua KWT Wijaya Kusuma, Lina, menyampaikan rasa syukurnya atas pendampingan yang diberikan. "Alhamdulillah, ayam-ayam kami sehat dan perkembangannya cukup baik. Kami juga terus belajar mencari cara agar biaya pakan bisa lebih hemat tanpa mengurangi kebutuhan ayam. Pendampingan dari DT Peduli Yogyakarta sangat membantu kami dalam mengembangkan usaha ini," ungkapnya.

Melalui monitoring dan diskusi rutin, DT Peduli Yogyakarta berharap KWT Wijaya Kusuma semakin mandiri, mampu mengembangkan peternakan secara berkelanjutan, dan memberikan manfaat ekonomi bagi seluruh anggota kelompok. (Novianto/Cristi A.Sarif)