Konten dari Pengguna

DT Peduli Konsisten Salurkan Makanan Siap Santap untuk Pengungsi di Gaza

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Relawan DT Peduli di Gaza Utara sedang membagikan makanan siap santap untuk pengungsi di wilayah Gaza Utara (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Relawan DT Peduli di Gaza Utara sedang membagikan makanan siap santap untuk pengungsi di wilayah Gaza Utara (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | GAZA UTARA – DT Peduli secara aktif menyalurkan ribuan paket makanan siap santap kepada pengungsi Gaza di Camp Gaza Utara melalui program Open Kitchen. Aksi kemanusiaan ini berlangsung intensif selama dua hari, pada Rabu (18/6/2025) dan Kamis (19/6/2025). Program tersebut menjadi awal komitmen berkelanjutan untuk meredam kelaparan di Gaza.

DT Peduli membuka program "Open Kitchen" yang menyiapkan ratusan paket makanan siap santap untuk pengungsi di Gaza Utara (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
DT Peduli membuka program "Open Kitchen" yang menyiapkan ratusan paket makanan siap santap untuk pengungsi di Gaza Utara (Sumber : DT Peduli)

Bantuan ini hadir di saat yang tepat. Gaza, terutama wilayah utara, sedang dilanda krisis kelaparan parah akibat perang yang tak kunjung usai. Konflik berkepanjangan ini telah menghancurkan rumah, pasar, dan jalur pasokan kebutuhan harian, membuat makanan pokok seperti roti, beras, dan sayuran menjadi barang langka dan sangat mahal. Banyak keluarga terpaksa mengurangi porsi makan atau bahkan harus berpuasa sepanjang hari.

Salah seorang pengungsi, Ummu Ahmad yang menerima bantuan makanan progam Open Kitchen dengan mata berkaca-kaca, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam.

"Ini bukan sekadar makanan, ini adalah cahaya harapan di tengah kegelapan kami," katanya dengan suara bergetar.

Ia menceritakan betapa sulitnya mencari sesuap nasi untuk anak-anaknya dan bagaimana blokade yang membatasi bantuan masuk membuat keputusasaan semakin dalam

"Melihat bantuan ini tiba di utara, rasanya seperti anugrah," tambahnya.

Kesulitan mendapatkan bantuan di Gaza Utara sangat nyata. Hampir semua bantuan kemanusiaan internasional hanya bisa masuk atau diizinkan menuju daerah-daerah di selatan Gaza, terutama melalui perbatasan Rafah. Akibatnya, wilayah utara yang porak-poranda dan terisolasi ini hampir terlupakan. Jarang sekali konvoi bantuan yang berhasil menembus jalur berbahaya untuk menjangkau warga Gaza Utara yang terdampar dan sangat memerlukan pertolongan.

DT Peduli membuka program "Open Kitchen" yang menyiapkan ratusan paket makanan siap santap untuk pengungsi di Gaza Utara (Sumber : DT Peduli)

DT Peduli hadir dengan tekad kuat untuk membantu para pengungsi yang kondisinya begitu memprihatinkan. DT Peduli mengerahkan tim lapangan berpengalaman dan jaringan lokal. Mereka menembus rintangan logistik demi memastikan makanan siap santap tiba tepat waktu di tangan warga paling rentan.

Menurut koordinator lapangan DT Peduli, "Misi kami adalah memastikan tidak ada satu pun yang terlewat dalam penyaluran ini, terutama di Camp Pengungsian terpencil dan cukup menderita, kami juga mengucapkan Terima Kasih kepada Donatur DT Peduli di Indonesia, semoga program seperti ini bisa berlanjut.”

Dalam dua hari operasi intensif di Camp Gaza Utara, tim lapangan DT Peduli berhasil mendistribusikan paket makanan bergizi lengkap kepada sekitar 1.000 orang penerima manfaat. Mereka yang mendapat bantuan ini adalah kelompok paling rentan, yakni anak-anak, orang tua, perempuan yang menanggung beban keluarga, serta keluarga-keluarga yang kehilangan mata pencaharian. Setiap paket makanan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi harian mereka di tengah situasi darurat.

Program Open Kitchen DT Peduli tidak akan berhenti di Camp Gaza Utara. Rencananya, dalam beberapa hari ke depan, kegiatan serupa akan segera dimulai di Masjid Daarut Tauhiid Gaza yang lokasinya di Deir Al-Balah.

Pada Jumat (20/6/2025), tim logistik DT Peduli sedang bekerja keras memindahkan peralatan masak, bahan makanan pokok, dan perlengkapan pendukung ke lokasi baru tersebut. Persiapan ini penting untuk memastikan produksi dan distribusi makanan hangat bisa berjalan lancar, sehingga bantuan terus mengalir tanpa henti bagi warga Gaza yang masih bertahan di tengah perang dan kelaparan. (Indra Kurniawan/Agus ID)