Konten dari Pengguna

DT Peduli Launching Ruko dan Pengembangan Bisnis KUBE Telur Asin PanUnggul

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Launching Ruko dan Pengembangan Bisnis KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Telur Asin PanUnggul binaan DT Peduli Cirebon (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Launching Ruko dan Pengembangan Bisnis KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Telur Asin PanUnggul binaan DT Peduli Cirebon (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | CIREBON - Bertempat di Ruko Telur Asin PanUnggul, Jalan Raya Gegesik, Desa Panunggul, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (7/8/2026), Daarut Tauhiid (DT) Peduli Cirebon melaksanakan Launching Ruko dan Scale up Bisnis KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Telur Asin PanUnggul. Hal ini merupakan ikhtiar DT Peduli Cirebon dalam mendorong usaha penerima manfaat agar semakin berkembang dan mandiri.

Setelah mendapatkan pembinaan sejak Tahun 2024, KUBE Telur Asin PanUnggul kini memasuki tahap scale up bisnis. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat kapasitas usaha sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi para penerima manfaat.

Dalam proses scale up tersebut, para penerima manfaat mendapatkan sejumlah dukungan, mulai dari pelatihan, penyediaan ruko, perlengkapan usaha berupa meja, kompor, dan etalase, hingga pembaruan branding produk. Dukungan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan usaha sekaligus memperkuat daya tarik produk di tengah masyarakat.

Launching Ruko dan Pengembangan Bisnis KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Telur Asin PanUnggul binaan DT Peduli Cirebon (Sumber: DT Peduli)

Kegiatan tersebut dihadiri HOD Program Region 2 DT Peduli yakni Muchamat Zusuf, Luqmanul Hakim selaku Kepala Kantor DT Peduli Cirebon, Taryono selaku Kepala Desa Panunggul, Nur Shodiq, selaku perwakilan muzaki dari Hisana Fried Chicken Cirebon, pendamping kelompok, serta masyarakat setempat.

Kepala Kantor DT Peduli Cirebon, Luqmanul Hakim, menyampaikan bahwa scale up merupakan bagian dari upaya mendorong penerima manfaat untuk terus berkembang melalui usaha yang mereka jalankan.

"Tujuan dari scale up ini adalah untuk mendorong semangat para penerima manfaat dalam berkarya, memperluas pemasaran, serta meningkatkan omzet. Harapannya, usaha ini dapat semakin berkembang sehingga para penerima manfaat bisa menjadi lebih sejahtera," ungkap Luqmanul.

Semangat untuk terus berkembang juga dirasakan oleh kelompok KUBE Telur Asin PanUnggul. Karsidi, selaku pendamping kelompok, berharap usaha yang telah dirintis bersama dapat memberikan manfaat yang lebih luas ke depannya.

"Kami punya cita-cita bisnis ini terus berkembang hingga bisa memberdayakan disabilitas-disabilitas yang lain. Tidak hanya kami sebagai penerima manfaat awal, tapi semakin luas manfaatnya," tuturnya.

Harapan tersebut menjadi bagian penting dari semangat pemberdayaan yang dibangun melalui Program KUBE. Bantuan yang diberikan bukan sekadar untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi diharapkan menjadi pijakan bagi penerima manfaat untuk tumbuh, mandiri, dan kelak mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

HOD Program Region 2 DT Peduli, Muchamat Zusuf, turut menyampaikan harapannya agar program ini dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan pemerintah desa dan masyarakat.

"Hari ini kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa. Mudah-mudahan harapannya bisa terjalin kerja sama untuk pengembangan usaha, khususnya warga yang ada di sini. Bahwa di sini ada program pemberdayaan binaan DT Peduli dari amil zakat yang mudah-mudahan ke depannya menjadi wasilah kebaikan dan bisa menebar banyak orang mendapatkan kebaikan dari program tersebut," ujarnya.

Launching Ruko dan Pengembangan Bisnis KUBE (Kelompok Usaha Bersama) Telur Asin PanUnggul binaan DT Peduli Cirebon (Sumber: DT Peduli)

"Ini menjadi awal dan ke depan, in sya Allah mudah-mudahan terus berjuang kembali, semakin baik usahanya, semakin saleh orang-orangnya. Terima kasih," lanjutnya.

Program pemberdayaan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara muzaki dan DT Peduli Cirebon dalam menyalurkan zakat kepada mereka yang membutuhkan, khususnya melalui program yang produktif.

Perwakilan Hisana Fried Chicken Cirebon menyampaikan harapannya agar dukungan zakat yang disalurkan melalui DT Peduli dapat memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat.

"Saya mewakili dari Hisana Fried Chicken Cirebon, salah satu penyaluran zakatnya yaitu melalui DT Peduli. Harapan saya mudah-mudahan usaha ini bisa berkembang dengan memanfaatkan dana zakat yang tentunya didukung oleh Tim DT Peduli Cirebon," ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi potensi yang dimiliki para penerima manfaat dalam mengembangkan usaha telur asin.

"Alhamdulillah bisa menyalurkan dana zakatnya kepada para dhuafa. Ma sya Allah, para dhuafa ini memiliki keahlian, salah satunya dalam bidang membuat telur asin. Saya dulu sudah mencicipi telurnya, enak dan sangat layak untuk kita konsumsi. Semoga usaha ini bisa membantu para dhuafa yang ada dan usahanya tentu diberkahi. Harapan berikutnya, semoga semakin banyak umat yang mendapatkan manfaat dana zakat dari DT Peduli," harapnya.

Dukungan terhadap pengembangan produk lokal juga disampaikan Kepala Desa Panunggul, Taryono. Ia mengapresiasi kualitas produk telur asin yang dihasilkan kelompok KUBE Telur Asin PanUnggul.

"Luar biasa, enak telurnya, apalagi kuning-kuningannya. Mudah-mudahan terus berkembang dan barokah. Kami juga akan mendorong produk-produk yang dikelola oleh masyarakat agar bisa dikenal tidak hanya di desanya, tetapi juga ke kabupaten," tuturnya.

Melalui Program KUBE Telur Asin PanUnggul, DT Peduli Cirebon terus berupaya menghadirkan pemberdayaan yang berkelanjutan. Dari zakat yang ditunaikan para muzaki, lahir ikhtiar untuk membuka peluang, menguatkan usaha, dan menumbuhkan kemandirian. (Ainun Mubarok/Cristi A.Sarif)