Konten dari Pengguna

DT Peduli Salurkan Bantuan Daging Kaleng untuk Korban Longsor Langkapjaya

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bantuan Daging Kaleng untuk Penyintas Bencana Longsor di Langkapjaya, Kab. Sukabumi (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Bantuan Daging Kaleng untuk Penyintas Bencana Longsor di Langkapjaya, Kab. Sukabumi (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | SUKABUMI - DT Peduli Sukabumi menyalurkan bantuan daging kaleng kepada para penyintas bencana longsor di Desa Langkapjaya, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (13/9/2025). Bantuan ini diberikan untuk meringankan beban 100 jiwa dari 28 keluarga yang sudah hampir delapan bulan tinggal di tenda pengungsian darurat.

Relawan DT Peduli Sukabumi sedang mengunjungi salah satu tenda pengungsi korban longsor di Langkapjaya (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Relawan DT Peduli Sukabumi sedang mengunjungi salah satu tenda pengungsi korban longsor di Langkapjaya (Sumber : DT Peduli)

Para pengungsi, termasuk anak-anak dan lansia, bertahan dalam kondisi memprihatinkan. Cecep, salah satu pengungsi, mengatakan tenda terasa pengap saat siang hari dan licin saat hujan.

"Alhamdulillah, bantuan ini sedikit banyak meringankan beban kami. Tapi yang paling kami tunggu adalah kepastian rumah, agar tidak terus tinggal di tenda dengan kondisi seperti ini," ungkapnya.

Gina Muharam, staf program DT Peduli Sukabumi, mengatakan bahwa bencana tidak hanya menyisakan luka di awal, tetapi juga perjuangan panjang setelahnya.

"Kami ingin hadir di tengah masyarakat, menemani mereka sampai benar-benar pulih, dan berharap para pengungsi dapat terus bertahan serta memiliki semangat hidup, sembari menunggu kepastian relokasi dari pemerintah agar segera mendapatkan hunian tetap yang layak," ujarnya. (Bagus Saifullah/Agus ID)