DT Peduli Serang Petakan Kebutuhan Renovasi MI Babunnajah

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

DTPEDULI.ORG | PANDEGLANG - Daarut Tauhiid (DT) Peduli Serang melaksanakan survei lapangan sebagai langkah awal persiapan program pembangunan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Babunnajah, yang berlokasi di Kampung Lasem, Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan sekolah sekaligus mengidentifikasi kebutuhan prioritas dalam proses renovasi dan pembangunan sarana belajar yang lebih layak.
Berdasarkan hasil survei pada Kamis (2/7/2026), kondisi bangunan MI Babunnajah Sobang mengalami kerusakan yang cukup berat. Sebagian atap telah roboh, rangka bangunan lapuk, beberapa ruang kelas tidak lagi layak digunakan, serta fasilitas pendukung pembelajaran membutuhkan perbaikan segera. Kondisi tersebut tentu menjadi tantangan bagi guru dan para siswa dalam menjalankan proses belajar mengajar setiap harinya.
Tim DT Peduli Serang bersama pihak madrasah melakukan pendataan terhadap kebutuhan pembangunan. Mulai dari rehabilitasi ruang kelas, perbaikan atap, struktur bangunan, hingga penyediaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Hasil survei ini akan menjadi dasar penyusunan rencana program serta penggalangan dukungan dari para donatur dan mitra kebaikan.
Program pembangunan ini diharapkan dapat menghadirkan ruang belajar yang lebih representatif sehingga anak-anak di MI Babunnajah dapat menuntut ilmu dengan rasa aman, nyaman, dan penuh semangat. Pendidikan yang layak merupakan investasi terbaik untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
DT Peduli Serang mengajak seluruh masyarakat dan para donatur untuk bersama-sama mewujudkan impian anak-anak MI Babunnajah memiliki sekolah yang layak. Setiap dukungan yang diberikan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya melalui ilmu yang dipelajari dan diamalkan oleh para peserta didik. (Bagus Saefullah/Cristi A.Sarif)
