Konten dari Pengguna

Jaga Kualitas Hafalan, DT Peduli Jakarta Monitoring Santri Rumah Tahfidz Qur'an

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Santri Rumah Tahfidz Quran binaan DT Peduli Jakarta yang berada di Pejaten, Jakarta Selatan (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Santri Rumah Tahfidz Quran binaan DT Peduli Jakarta yang berada di Pejaten, Jakarta Selatan (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | JAKARTA - , Jakarta Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/04/2026) ini bertujuan untuk meninjau langsung perkembangan kualitas hafalan, serta kurikulum pembelajaran para santri.

Program Rumah Tahfidz ini saat ini membina sebanyak 80 anak dari berbagai latar belakang keluarga prasejahtera dan yatim di wilayah sekitar. Monitoring ini menjadi bagian krusial untuk memastikan setiap dana amanah dari donatur benar-benar memberikan manfaat nyata, dalam mencetak generasi penghafal Al-Quran yang berkarakter.

Dalam kunjungannya, Tim Program DT Peduli Jakarta melakukan uji petik hafalan secara acak untuk mengukur tingkat kelancaran (mutqin) bacaan para santri. Selain aspek akademis religius, tim juga memantau kondisi sarana prasarana serta kesehatan para santri guna mendukung ekosistem belajar yang kondusif.

"Monitoring ini adalah ikhtiar kami untuk menjaga standar kualitas pendidikan di Rumah Tahfidz, dengan 80 santri yang sedang berjuang menghafal. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan bimbingan terbaik sehingga kelak menjadi agen perubahan di masyarakat," tutur Ibnu Sofyan Ats-Tsauri, Tim Program DT Peduli Jakarta.

Kegiatan yang dilaksanakan secara intensif di Pejaten ini disambut antusias oleh para pengajar dan santri. Hasil dari monitoring ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan Program Rumah Tahfidz di masa mendatang, agar lebih banyak lagi anak-anak di Jakarta yang memiliki akses terhadap pendidikan al-Quran yang berkualitas dan inklusif. (Revaldy/Cristi A.Sarif)