Konten dari Pengguna

Meugang di Pidie Jaya Menghidupkan Kebersamaan

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tradisi Meugang, perayaan kebersamaan dalam menyambut bulan Suci Ramadhan (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Tradisi Meugang, perayaan kebersamaan dalam menyambut bulan Suci Ramadhan (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | PIDIE JAYA - Suasana pagi di Gampong Meunasah Mancang, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Senin (16/2/2026) terasa berbeda. Sejak subuh, warga sudah bersiap. Tawa, sapa hangat, dan semangat gotong royong menyatu dalam satu momen istimewa yakni Meugang.

Bagi masyarakat Aceh, Meugang bukan sekadar tradisi menyambut hari besar Islam, tapi perayaan kebersamaan. Daging dibagikan agar semua keluarga bisa menikmati hidangan terbaik saat Ramadhan.

DT Pedui Mendukung Kegiatan Meugang ini dengan memberikan 1 ekor Sapi (Sumber : DT Peduli)

Pada hari pertama pelaksanaan Meugang tahun ini, lima ekor sapi disembelih di gampong tersebut. Kegiatan berlangsung dengan penuh kebersamaan, melibatkan warga dari berbagai kalangan yang bahu-membahu sejak proses penyembelihan hingga pembagian daging.

Acara ini turut dihadiri Direktur Utama DT Peduli Jajang Nurjaman, Staf Ahli Bupati Pidie Jaya Tengku Samsul, dan para tokoh setempat.

Tak hanya di satu tempat, program Meugang kali ini menyalurkan total 20 ekor sapi ke berbagai daerah di Aceh, meliputi Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur.

Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, menyerahkan secara simbolis bantuan 1 ekor sapi untuk tradisi Meugang (Sumber : DT Peduli)

Di sela kegiatan, Tgk Imam Gampong menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada para donatur DT Peduli. Kami berharap DT Peduli tetap jaya dan terus membantu siapa pun yang terdampak musibah. Mudah-mudahan DT Peduli dan seluruh tim selalu diberi kekuatan, kesehatan, dan rezeki yang berlimpah," ujarnya penuh harap.

Bagi warga, Meugang bukan hanya tentang daging yang dibawa pulang, tapi tentang rasa diperhatikan, kebersamaan yang kembali dirajut, dan keyakinan bahwa masih banyak tangan kebaikan yang hadir di tengah mereka.

Di Aceh, tradisi boleh turun-temurun. Namun semangat berbagi di dalamnya selalu terasa baru, hangat, tulus, dan menyatukan.

(Agus ID)