Konten dari Pengguna

Naik Kapal Phinisi, 35 Santri Nikmati Serunya Berlayar ke Pulau Samalona

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebahagiaan Santri Penghafal Al-Quran saat Berlayar Menuju Pulau Samalona, Makassar bersama JNE, DT Peduli, Phinisi.id dan Project Dakwah (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Kebahagiaan Santri Penghafal Al-Quran saat Berlayar Menuju Pulau Samalona, Makassar bersama JNE, DT Peduli, Phinisi.id dan Project Dakwah (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | MAKASSAR - Sebanyak 35 santri penghafal Al-Qur'an menikmati pengalaman berlayar menggunakan kapal phinisi menuju Pulau Samalona, Makassar, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini merupakan kolaborasi DT Peduli Sulawesi Selatan, JNE Makassar, Phinisi.id, dan Project Dakwah.

Para santri berasal dari Pondok Pesantren Putri Yatama Mandiri dan Pondok Pesantren An-Nail. Perjalanan dimulai dari Pantai Losari dengan pembacaan 10 ayat pertama dan 10 ayat terakhir Surah Al-Kahfi di atas kapal.

Setibanya di Samalona, kegiatan diisi games, berenang, penyerahan santunan kepada 15 santriwati, makan siang, dan salat Jumat berjamaah di masjid setempat. Dalam perjalanan pulang, para santri kembali mengikuti games interaktif dan mendapat hadiah bagi mereka yang mampu menjawab pertanyaan serta menghafalkan ayat yang diminta.

Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Sulsel, Hasmirah, mengatakan kegiatan tersebut berawal dari keinginan menghidupkan salat Jumat di masjid Pulau Samalona yang selama ini jarang terdengar azan.

"Program berlayar bersama santri ini diawali dari niat menghidupkan salat Jumat di masjid yang tidak pernah terdengar azan. Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakannya di sana," ujar Hasmirah.

Perwakilan JNE Makassar, Suci Indah Permatasari, mengapresiasi konsep kegiatan yang dilakukan di luar kantor. Menurutnya, interaksi langsung bersama para santri memberikan pengalaman berbeda.

Pembagian Hadiah untuk Santri Penghafal Al-Quran saat bermain bersama Tim JNE Makassar dan Relawan DT Peduli Sulsel (Sumber: DT Peduli)

"Biasanya adik-adik diundang ke kantor. Hari ini saya dilibatkan langsung dan saya suka, karena lebih fun dan lebih ngena," kata Suci.

Salah satu santriwati, Nur Asifa dari Pondok Pesantren Putri Yatama Mandiri, mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, berlayar dengan kapal phinisi menjadi pengalaman pertama yang berkesan. (Indar/Astri Rahmayanti)