Konten dari Pengguna

Sayuran dan Buah-buahan Hadirkan Senyuman Pengungsi di Tanah Gaza

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Distribusi Bantuan Sayur dan Buah-buahan untuk pengungsi yang tinggal di sekitar Masjid DT Gaza (Sumber: DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
Distribusi Bantuan Sayur dan Buah-buahan untuk pengungsi yang tinggal di sekitar Masjid DT Gaza (Sumber: DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | GAZA - Mentari pagi di Deir al-Balah belakangan ini kerap menyapa dengan senyap yang cemas. Di tanah yang terkoyak duka, sekeranjang buah atau sebungkus sayuran bertransformasi menjadi lambang bertahan hidup, kabar gembira yang menghadirkan senyum di wajah anak-anak yang telah lama lupa rasanya kenyang dengan riang.

Di kawasan Al-Wusta, tepatnya di sekitar Masjid Daarut Tauhiid Gaza serta tenda-tenda pengungsian yang berdiri berdesakan, ribuan jiwa terus merajut asa. Di tengah gempuran keterbatasan bahan pangan yang kian menjepit, setiap detik adalah perjuangan untuk memastikan dapur tetap berasap.

Pagi itu, Kamis (6/8/2026), takdir membawa setitik kesejukan. Langkah-langkah cekatan para relawan membelah kepulan debu, memikul senyum dan paket-paket kemanusiaan yang dirangkai dari kepedulian masyarakat Indonesia.

Menyambung Napas Kehidupan di Tanah Para Nabi

Sebanyak 890 paket sayuran dan buah-buahan segar berpindah tangan. Dari jemari hangat para relawan, bingkisan tersebut bermuara ke pelukan keluarga-keluarga Palestina yang membutuhkan. Di balik 890 paket tersebut, ada sekitar 4.200 jiwa yang hari itu bisa menyunggingkan senyum lega, menghela napas panjang, dan menikmati santapan bergizi bersama keluarga tercinta.

Senyum kebahagiaan menyelimuti proses distribusi yang berlangsung tertib dan penuh kehangatan. Ketulusan para donatur terpatri jelas dalam doa-doa lirih yang dipanjatkan oleh relawan akhwat dan ikhwan di lapangan.

"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami dari Yayasan Daarut Tauhiid (Peduli) mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur. Kami berharap kebaikan ini terus berlanjut," tutur seorang relawan akhwat dengan nada lembut penuh haru.

Bagi warga Gaza, kepedulian ini menjelma menjadi jembatan kasih sayang yang menguatkan benteng kesabaran mereka dalam menjaga tanah Gaza. (Agus ID)