Konten dari Pengguna

Wisata Bahagia, PT Jemla Ferry dan DT Peduli Ajak 19 Anak Binaan Jelajahi Kapal

DT Peduli

DT Peduli

Lembaga Amil Zakat Nasional Daarut Tauhiid Peduli

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari DT Peduli tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PT Jemla Ferry Ajak Santri Binaan DT Peduli Room Tour Kapal Feri dan Wisata di Batok Kelapa Beach (Sumber : DT Peduli)
zoom-in-whitePerbesar
PT Jemla Ferry Ajak Santri Binaan DT Peduli Room Tour Kapal Feri dan Wisata di Batok Kelapa Beach (Sumber : DT Peduli)

DTPEDULI.ORG | MERAK - PT Jemla Ferry bersinergi dengan DT Peduli menyelenggarakan program sosial "Wisata Bahagia" pada Sabtu (27/9/2025). Program ini menghadirkan pengalaman wisata dan edukasi maritim tak terlupakan bagi 19 anak binaan, termasuk pengalaman langka menyeberang dengan kapal feri menuju Batok Kelapa Beach.

Rombongan berangkat pagi hari, menyeberang menggunakan kapal PT Jemla Ferry. Di atas kapal, anak-anak diajak melakukan "Room Tour" untuk melihat langsung berbagai fasilitas kapal, mulai dari ruang penumpang, ruang kesehatan, hingga ruang kendali kapal.

Pimpinan PT Jemla Ferry, Nana Budimilyuni, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dunia kemaritiman kepada anak-anak sejak dini.

"Kami berharap anak-anak bisa merasakan kegembiraan sekaligus belajar mengenal transportasi laut yang menjadi nadi penting perekonomian Indonesia," ujarnya.

PT Jemla Ferry Ajak Santri Binaan DT Peduli Room Tour Kapal Feri dan Wisata di Batok Kelapa Beach (Sumber : DT Peduli)

Deputy Marketing Director DT Peduli, Cecep Dian Gustiawan, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan PT Jemla Ferry.

"Sinergi ini diharapkan mampu menanamkan nilai kepedulian sosial serta membuka wawasan anak-anak akan kekayaan alam dan budaya maritim Nusantara," tutur Cecep.

Puncak acara berlangsung di Batok Kelapa Beach dengan pemandangan alam menakjubkan, di mana anak-anak mengikuti permainan interaktif dan menikmati kehangatan kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga sarat makna edukasi mengenai transportasi laut dan pentingnya menjaga lingkungan maritim. (Eko/Agus ID)