Rumah Adat Honai Efektif Menahan Gempa

Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Katolik Parahyangan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Marsellus Budiman tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Keberadaan Rumah Adat di Indonesia Akibat Kondisi Geografis
Indonesia adalah negara yang terletak di sepanjang jalur seismik bergejolak atau yang sering disebut Cincin Api Pasifik. Letak geografis ini yang mengakibatkan Indonesia sering terjadi gempa bumi. Selain itu bentuk geografis Indonesia menjadikan keadaan di setiap wilayah yang beragam mulai dari budaya, keadaan masyarakat hingga bentuk bangunan yang menyesuaikan keadaan daerah.
Bentuk konstruksi bangunan di pegunungan atau dataran tinggi akan berbeda dengan bangunan di pantai atau dataran rendah. Keberagaman ini memungkinkan Indonesia memiliki rumah adat yang berbeda dan unik di setiap daerahnya. Dengan keadaan Indonesia yang sering terjadi gempa, bangunan yang termasuk rumah adat seharusnya memikirkan konstruksi yang memiliki prinsip bangunan tahan gempa.
Banyak rumah adat yang sudah menerapkan prinsip bangunan tahan gempa. Dengan melihat bentuk konstruksi bangunan, rumah honai adalah rumah adat Indonesia yang memiliki prinsip bangunan tahan gempa yang paling efektif menanggapi guncangan gempa dibandingkan dengan rumah adat lain.
Banyak juga rumah adat di Indonesia dibangun dengan konsep rumah panggung. Pada umumnya rumah adat dibuat dengan konsep panggung karena melihat kondisi masyarakat yang dekat dengan alam, hal ini agar terhindar dari serangan hewan buas.
Tidak disangka ternyata konsep rumah panggung juga dapat mengurangi guncangan gempa. Namun perlu di ketahui konsep rumah panggung tahan gempa yang lebih efektif itu adalah rumah panggung yang fondasi kakinya tidak ditanam pada tanah. Dengan konsep rumah panggung ada beberapa hal juga yang perlu di pertimbangkan yaitu ikatan antara balok dan kolom atau tiang tiang. Semakin banyak ikatan atau sambungan pada balok dan kolom hal ini akan mengurangi efektifnya bangunan menanggapi guncangan gempa.
Keefektifan Rumah Honai Menanggapi Gempa
Rumah honai memiliki konsep berbeda dengan rumah adat lain yang tidak menerapkan konsep panggung. Bila kita lihat dari keunikan bentuknya, rumah honai menjadi rumah adat yang paling efektif menahan gempa.
Bentuk dinding yang bundar dan atap yang melengkung seperti setengah bola dapat lebih efektif menanggapi guncangan lateral karena setiap sisi akan menerima besar guncangan yang sama, berbeda dengan rumah pada umumnya yang akan menerima guncangan lateral dari satu sisi saja. Bentuknya yang simetris dan sederhana juga sangat mendukung rumah honai sebagai bangunan tahan gempa.
Kayu sebagai tiang penopang dan dinding yang terbuat dari papan kayu, hingga rotan sebagai pengikat menjadikan ciri khas dan keunikan rumah honai. Tiang penyanggah juga didirikan di atas batu yang bertujuan agar tidak cepat lapuk. Sebagai atapnya rumah honai menggunakan penutup dari jerami dan alang alang yang telah diasapi. Pemilihan material dan cara membangun rumah honai mendukung efektifitas dalam menanggapi guncangan gempa karena material yang dipilih elastis dan metode pembangunan mempertimbangkan kokohnya bangunan.
Kesimpulan
Rumah adat yang sudah ada sejak lama yang menjadi ciri khas setiap daerah ternyata tidak hanya mempertimbangkan estetik suatu bangunan atau keunikan saja namun telah mempertimbangkan kokohnya konstruksi bangunan. Kokohnya rumah adat harus menjadi pertimbangan mengingat Indonesia sering terjadi bencana alam terutama gempa bumi. Dari sekian banyak rumah adat yang ada di Indonesia, rumah honai menjadi rumah adat yang efektif menahan gempa bukan hanya dari bentuknya bahkan dari pemilihan material hingga cara yang digunakan untuk membangunnya sehingga dapat memenuhi persyaratan sebagai bangunan yang efektif menahan gempa.
Daftar pustaka :
Setyaningrum, Puspasari. 2021. Megenal Honai, Rumah Adat Papua, dari Keunikan, Ciri Khas, hingga Fungsi. https://regional.kompas.com/read/2021/12/27/205416178/mengenal-honai-rumah-adat-papua-dari-keunikan-ciri-khas-hingga-fungsi?page=all (diakses tanggal 17 juni 2022)
Setyanto, Arif B. 2018. Menurut Ahli, Rumah Tradisional Indonesia Ternyata Lebih Tahan dari Guncangan Gempa. https://www.grid.id/read/04913122/menurut-ahli-rumah-tradisional-indonesia-ternyata-lebih-tahan-dari-guncangan-gempa?page=all (diakses tanggal 17 juni 2022)
Susiana, Eni. Mengapa Pilar Berbentuk Tabung?. http://majalah1000guru.net/2016/07/pilar-tabung/ (diakses tanggal 17 juni 2022)
Indrawan, Aditya Fajar. Syarat Bangunan Tahan Gempa yang Bisa Diterapkan di Rumah Anda. https://voi.id/teknologi/27071/syarat-bangunan-tahan-gempa-yang-bisa-diterapkan-di-rumah-anda (diakses tanggal 17 juni 2022)
